{"id":6425,"date":"2017-05-03T06:23:39","date_gmt":"2017-05-03T13:23:39","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=6425"},"modified":"2017-05-03T06:23:39","modified_gmt":"2017-05-03T13:23:39","slug":"pesta-st-yakobus-dan-st-filipus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=6425","title":{"rendered":"Pesta St. Yakobus dan St. Filipus"},"content":{"rendered":"<p>Pesta St. Yakobus dan St. Filipus<\/p>\n<p>1Kor 15:1-8\/Yoh 14:6-16<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Yakobus anak Alfeus dikenal sebagai Yakobus Minor, menulis surat yang memakai namanya dan menjadi uskup di Yerusalem. Dia berbeda dari Yakobus anak Zebedeus, yang dikenal dengan Yakobus Mayor, saudara Yohanes dan sepupu Yesus. Yakobus anak Alfeus dikenal juga dengan julukan Yakobus Orang Benar, berhubung kesucian hidupnya yang mulia. Yakobus dan saudaranya Judas dipanggil menjadi Rasul-Rasul pada tahun kedua pewartaan Yesus, segera sesudah Paskah, barangkali dalam tahun 31. Berkaitan dengan suratnya yang ia tulis dan hidupnya sebagai uskup Yerusalem, Yakobus anak Alfeus, hanya muncul empat kali dalam Perjanjian Baru, setiap kali muncul bersamaan dengan Kedua Belas Rasul. Di dalam lukisan-lukisan Kristen, ia digambarkan memegang sejenis tongkat pemukul di Ostrakine, dataran rendah Mesir, ketika sedang berkotbah.\u00a0 Filipus: Yohanes menggambarkan Filipus yang berasal dari Bethsaida di Galilea, satu kota dengan Andreas dan Petrus. Adalah mungkin bahwa Filipus aslinya seorang pengikut dari Yohanes Pembaptis. Dia berada di Galilea ketika Yesus memanggilnya. Segera sesudah panggilannya oleh Yesus sebagai seorang Rasul, Filipus memperkenalkan Yesus kepada temannya Nathanael sebagai &#8220;dia yang tentangnya Musa telah menulis&#8221; (Yoh 1:45). Pada suatu kesempatan, ketika Yesus melihat orang banyak mengikuti Dia dan ingin agar mereka diberi makan, dia bertanya kepada Filipus tentang di mana mereka harus membeli roti agar orang banyak itu bisa makan. Filipus terkejut dan menjawab, &#8220;upah setimpal dua ratus hari kerja untuk makan tidaklah cukup untuk setiap orang kendati cuma sedikit&#8221; (Yoh 6:8). Ada sebuah jawaban terhadap pertanyaan Filipus: &#8220;Guru, tunjukkan Bapa kepada kami, dan itu sudah cukup&#8221; (Yoh 14:8) di mana Yesus berkata: &#8220;Aku sudah lama bersama engkau dan engkau masih belum mengenal Aku, Filipus? Barangsiapa telah melihat Aku melihat Bapa&#8221; (Yoh 14:19). Oleh karena Filipus adalah sebuah nama Yunani, beberapa orang kafir Yunani yang bertobat sekali waktu mendekatinya dengan satu permintaan agar memperkenalkan mereka kepada Yesus. Eusebius menulis bahwa Polycrates, uskup Efesus abad kedua, mengisahkan bahwa Filipus dipaku di salib di Phrygia dan kemudian dikuburkan di Hieropolis, di Turkey. Menurut tradisi kematiannya sekitar tahun 54. Kita merayakan pestanya bersamaan dengan St. Yakobus.<\/p>\n<p>Makna dari peringatan kedua rasul ini yakni bahwa mereka mewartakan Kristus dengan sungguh-sungguh menghayati kesucian panggilan mereka, dan bahkan sampai dengan mati di salib. Semoga Santu Yakobus dan Filipus menjadi pendoa dan teladan kesetiaan iman dan panggilan bagi hidup kita masing-masing.<\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<p>*Kisah kedua Santo ini dialihbahasakan dari versi Inggris Fr. Tony Kadavil<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pesta St. Yakobus dan St. Filipus 1Kor 15:1-8\/Yoh 14:6-16 &nbsp; Yakobus anak Alfeus dikenal sebagai Yakobus Minor, menulis surat yang memakai namanya dan menjadi uskup di Yerusalem. Dia berbeda dari Yakobus anak Zebedeus, yang dikenal dengan Yakobus Mayor, saudara Yohanes dan sepupu Yesus. Yakobus anak Alfeus dikenal juga dengan julukan Yakobus Orang Benar, berhubung kesucian hidupnya yang mulia. Yakobus dan saudaranya Judas dipanggil menjadi Rasul-Rasul pada tahun kedua pewartaan Yesus, segera sesudah Paskah, barangkali dalam tahun 31. Berkaitan dengan suratnya&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=6425\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-6425","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6425","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6425"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6425\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6426,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6425\/revisions\/6426"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6425"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6425"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6425"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}