{"id":6497,"date":"2017-06-02T07:16:41","date_gmt":"2017-06-02T14:16:41","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=6497"},"modified":"2017-06-02T07:16:41","modified_gmt":"2017-06-02T14:16:41","slug":"3-yang-keramat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=6497","title":{"rendered":"3 yang Keramat"},"content":{"rendered":"<div><\/div>\n<div><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"irc_mi aligncenter\" src=\"https:\/\/static1.squarespace.com\/static\/52ee6ffbe4b0d08405a09ed9\/t\/556a1acae4b09b4e298e4448\/1433017037476\/\" alt=\"Image result for triple holy spirit\" width=\"226\" height=\"170\" \/><\/div>\n<div>Yohanes 21: 15-19<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Kitab Suci senang memakai angka 3. Kitab Bilangan 19:15 menyebut kalau seseorang harus mengajukan 3 saksi untuk mendakwa orang bersalah di hadapan pengadilan. Matius 18:16 juga meminta orang mengajukan 3 saksi saat menegur saudara yang berbuat kesalahan. Mengapa harus 3? Pengulangan tiga kali menjadi tanda bahwa kesaksian orang akan hal yang sama menjadikan persoalan yang didakwakan jelas dan tak diragukan. Tapi sekarang orang akan sangsi akan cukupnya 3 saksi karena kemungkinan adanya persekongkolan dan kelicikan.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Bacaan hari ini Yesus memberi kesempatan Petrus untuk mengungkapkan kasihnya 3 kali. Petrus, apakah engkau mengasihi Aku? tanya Yesus. Dan Petrus menjawab tiga kali pula, Engkau tahu bahwa aku mengasihi Engkau! Jelas terlihat kalau Yesus mengingatkan Petrus akan 3 kali peristiwa pengingkaran diri Petrus sebagai muridNya, saat Yesus dihadapkan pada makamah agama.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Tiga kali pula Petrus diberi penglihatan dari Tuhan agar dia mulai mewartakan Injil bagi bangsa asing non Yahudi (Kisah 10-11). Kita teringat pula panggilan Eli pada Samuel untuk ketiga kali sampai Eli sadar bahwa itulah suara Allah sendiri yang memanggil Samuel. Akhirnya, Paulus juga berdoa tiga kali agar Tuhan mengambil duri dari dalam dirinya.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Mengapa harus 3 kali? Gaya penulisan tiga kali yang berulang menekankan kepenuhan atau komplet: pembuka &#8211; tengah &#8211; penutup. Tiga kali juga menuntuk pada cara khusus dari penulis untuk mengatakan pada para pembaca bahwa apa yang dikatakan sungguh penting dan harus dicermati. Akhirnya, ketika Yesus bangkit pada hari\u00a0 yang ketiga menunjukkan tindakan sempurna dari penebusan Yesus lewat jalan salib dan deritaNya.<\/div>\n<div><\/div>\n<div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yohanes 21: 15-19 Kitab Suci senang memakai angka 3. Kitab Bilangan 19:15 menyebut kalau seseorang harus mengajukan 3 saksi untuk mendakwa orang bersalah di hadapan pengadilan. Matius 18:16 juga meminta orang mengajukan 3 saksi saat menegur saudara yang berbuat kesalahan. Mengapa harus 3? Pengulangan tiga kali menjadi tanda bahwa kesaksian orang akan hal yang sama menjadikan persoalan yang didakwakan jelas dan tak diragukan. Tapi sekarang orang akan sangsi akan cukupnya 3 saksi karena kemungkinan adanya persekongkolan dan kelicikan. Bacaan hari&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=6497\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-6497","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6497","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6497"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6497\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6498,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6497\/revisions\/6498"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6497"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6497"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6497"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}