{"id":6936,"date":"2017-10-17T15:52:44","date_gmt":"2017-10-17T22:52:44","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=6936"},"modified":"2017-10-14T21:31:28","modified_gmt":"2017-10-15T04:31:28","slug":"menjadi-misionaris","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=6936","title":{"rendered":"Menjadi Misionaris"},"content":{"rendered":"<p>Rabu, 18 Oktober 2017<br \/>\nHari Raya Pesta Santo Lukas Penginjil<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/lubukhati.org\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/200117-0ID64t9wxGNcS.jpg\" alt=\"\" width=\"539\" height=\"369\" class=\"alignleft size-full wp-image-6937\" srcset=\"https:\/\/lubukhati.org\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/200117-0ID64t9wxGNcS.jpg 539w, https:\/\/lubukhati.org\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/200117-0ID64t9wxGNcS-300x205.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 539px) 100vw, 539px\" \/><\/p>\n<p>2 Timotius 4:10-17<br \/>\nMazmur 145<br \/>\nLukas 10:1-9<\/p>\n<p>Bagi kami para Fransiskan, bacaan dari Injil Lukas hari ini menjadi salah satu pegangan untuk hidup misionaris. Santo Fransiskus sendiri setelah membaca Injil ini menjadi semakin mantap untuk memulai hidup baru sesuai dengan perintah Kristus yang mengutus murid-muridnya. Kita semua pun mempunyai misi dan dipanggil untuk menyebarkan kabar baik keselamatan kepada semua orang. Walaupun cara kita bermisi berbeda-beda, tetapi semangat dan nilai yang sama dari bacaan hari ini bisa kita terapkan dalam karya kita masing-masing.<\/p>\n<p>1. Yesus mengutus muridnya berdua-dua. Pelayanan misi kita adalah pelayanan komunal. Kita dituntut untuk bekerja sama dan saling menguatkan. Tidak ada tempat untuk mencari ketenaran dan kesuksesan diri sendiri.<\/p>\n<p>2. Jangan membawa bekal, kantong uang, atau sandal. Kita harus percaya bahwa Tuhan akan menyediakan segalanya dan kita tidak akan kekurangan. Tidak perlu kita terlalu cemas akan apa yang akan kita bawa ke tempat misi, selama kita sudi hidup sederhana dan dengan barang seperlunya. <\/p>\n<p>3. Katakan, &#8220;Damai sejahtera bagi rumah ini.&#8221; Misi kita adalah misi damai. Kita tidak pergi ke suatu tempat lalu langsung mengecam orang atau budaya mereka. <\/p>\n<p>4. Makan dan minum apa yang diberikan padamu. Kita dituntut untuk menghargai apapun yang diberikan pada kita. Dengan demikian, kita pun menghormati budaya dan adat istiadat setempat. Jika mereka merasa dihargai, mereka pun akan menghargai kita.<\/p>\n<p>5. Katakan, &#8220;Kerajaan Allah sudah dekat padamu.&#8221; Inilah pokok dari misi kita. Menyembuhkan atau menghibur orang sakit, membantu orang miskin, membangun rumah, dsb. pada intinya adalah peringatan bahwa Kerajaan Allah menjadi semakin nyata dengan perbuatan-perbuatan kita. Dengan aksi misi kita, semoga keadilan semakin ditegakkan, orang yang miskin, sedih, dan ditindas semakin diringankan bebannya, dan semua, termasuk kita sendiri, semakin percaya dan mendekatkan diri dengan Tuhan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rabu, 18 Oktober 2017 Hari Raya Pesta Santo Lukas Penginjil 2 Timotius 4:10-17 Mazmur 145 Lukas 10:1-9 Bagi kami para Fransiskan, bacaan dari Injil Lukas hari ini menjadi salah satu pegangan untuk hidup misionaris. Santo Fransiskus sendiri setelah membaca Injil ini menjadi semakin mantap untuk memulai hidup baru sesuai dengan perintah Kristus yang mengutus murid-muridnya. Kita semua pun mempunyai misi dan dipanggil untuk menyebarkan kabar baik keselamatan kepada semua orang. Walaupun cara kita bermisi berbeda-beda, tetapi semangat dan nilai yang&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=6936\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-6936","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6936","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6936"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6936\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6938,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6936\/revisions\/6938"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6936"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6936"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6936"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}