{"id":6998,"date":"2017-11-15T12:19:07","date_gmt":"2017-11-15T20:19:07","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=6998"},"modified":"2017-11-14T07:19:58","modified_gmt":"2017-11-14T15:19:58","slug":"hari-kamis-minggu-ke-32-masa-biasa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=6998","title":{"rendered":"Hari Kamis Minggu ke 32 Masa Biasa"},"content":{"rendered":"<div>Hari Kamis Minggu ke 32 Masa Biasa<\/div>\n<div>16 November, 2017<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Kebijaksanaan 7:22b-8:1<\/div>\n<div>Lukas 17:20-25<\/div>\n<div><\/div>\n<div><\/div>\n<div>Saudara-saudari terkasih,<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Dalam bacaan injil hari ini, kaum Pharisi bertanya kepada Yesus, &#8220;kapan kerajaan Allah akan datang?&#8221; Suatu pertanyaan yang sangat aneh datang dari kaum Pharisi sementara Yesus sendiri sudah berkali-kali menegaskan bahwa &#8220;kerajaan Allah sudah tiba.&#8221; Namun Yesus dengan sangat sabar menjawab pertanyaan kaum Pharisi, tanpa harus mempermalukan ataupun mempersalahkan mereka karena kaum Pharisi tidak fokus ataupun memperhatikan apa yang Yesus telah beritakan\/ajarkan. Yesus menegaskan bahwa &#8220;kerajaan Allah&#8221; bukan sesuatu yang harus mereka amati ataupun tunjukkan, tetapi &#8220;kerajaan Allah itu sudah ada di tengah-tengah mereka.&#8221; Dengan sangat tegas Yesus mengatakan: &#8220;Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah, juga orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana&#8230;tetapi Kerajaan Allah ada di antara kamu.&#8221;<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Yang menarik perhatian kita bahwa kaum Pharisi itu tidak pernah jujur dalam mengajukan pertanyaan kepada Yesus. Mereka selalu mempunyai &#8220;the hidden agenda&#8221;&#8230;dengan motivasi yang sangat tidak murni, bahkan mengabaikan untuk mengetahui apa yang sebenarnya harus mereka ketahui. Dalam hal ini sangat boleh jadi St. Lukas (penginjil) \u00a0pun mau mengajak kita sekalian untuk mempelajari, mendalami dan mengaplikasikan berita gembira itu dalam kehidupan kita setiap hari.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Dalam hal ini saudara-saudariku terkasih, kita perlu bercermin untuk lebih mengenal diri sendiri dengan segala kelemahan dan kekurangan kita masing-masing agar kita bisa lebih baik menempatkan diri dan merealisasikan injil atau kabar gembira itu dalam kehidupan kita sehari-hari, dimana saja kita berada dan kemana saja kita diutus. Oleh karena itu kita diberi kesempatan untuk membuka diri untuk menerima dan ikut ambil bagian secara aktip mewartakan bahwa kerajaan Allah sudah ada, sekarang ada dan selalu ada diantara kita. Amin.<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hari Kamis Minggu ke 32 Masa Biasa 16 November, 2017 Kebijaksanaan 7:22b-8:1 Lukas 17:20-25 Saudara-saudari terkasih, Dalam bacaan injil hari ini, kaum Pharisi bertanya kepada Yesus, &#8220;kapan kerajaan Allah akan datang?&#8221; Suatu pertanyaan yang sangat aneh datang dari kaum Pharisi sementara Yesus sendiri sudah berkali-kali menegaskan bahwa &#8220;kerajaan Allah sudah tiba.&#8221; Namun Yesus dengan sangat sabar menjawab pertanyaan kaum Pharisi, tanpa harus mempermalukan ataupun mempersalahkan mereka karena kaum Pharisi tidak fokus ataupun memperhatikan apa yang Yesus telah beritakan\/ajarkan. Yesus menegaskan&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=6998\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-6998","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6998","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6998"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6998\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6999,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6998\/revisions\/6999"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6998"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6998"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6998"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}