{"id":7731,"date":"2018-07-30T08:19:26","date_gmt":"2018-07-30T15:19:26","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=7731"},"modified":"2018-07-30T08:19:26","modified_gmt":"2018-07-30T15:19:26","slug":"hari-biasa-pekan-xvii","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=7731","title":{"rendered":"Hari Biasa Pekan XVII"},"content":{"rendered":"<p>Senin, 30 Juli 2018<br \/>\nHari Biasa Pekan XVII<br \/>\nMatius (13:31-35)<\/p>\n<p>Dua perumpamaan dalam injil hari ini mengajak kita untuk merenungkan tentang hal kecil yang mempunyai efek yang dasyat.\u00a0 Efek dasyat bisa positip, bisa negatif. Efek positif bisa membuat orang bertumbuh menjadi lebih baik,\u00a0 sebaliknya efek negatif\u00a0 dapat membuat orang menjadi kerdil. Banyak sekali contoh yang dapat kita jumpai dalam kebidupan sehari-hari. Dalam hidup keluarga misalnya, kalau anak diajarkan bagaimana merespek orang lain, anak tersebut akan memperlihatkan sikap respek terhadap siapa pun dalam hidup sosialnya. Sebaliknya anak tidak diajarkan\u00a0 nilai-nilai sopan santun, anak tersebut tidak akan mempunyai sense untuk menghargai orang lain. Hal kecil dan sepele ini seringkali dilupakan bahkan bukan menjadi hal yang utama.<br \/>\nHari ini kita disadarkan kembali, ternyata hal-hal kecil yang sering kita lakukan atau ucapkan bisa mempunyai akibat besar, sekali lagi bisa positip atau atau negatip.<br \/>\nKonteks bacaan yang yang kita dengarkan hari ini tentu sangat positif. Biji sawi yang kecil dapat menghasilkan tanaman yang membuat burung-burung bisa bersarang. Atau\u00a0 ragi yang diambil seorang wanita dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat, sampai seluruhnya beragi.<br \/>\nIman kita, kendati kecil tapi bila kita rawat hasilnya akan luar biasa. Dengan iman, kita tidak hanya mengenal Tuhan lebih dekat tetapi lebih dari itu kita bisa berani menjadi saksinya yang handal. Perbuatan iman kita yang nyata harus menggerakan orang lain untuk mengenal dan mengikuti Yesus. Kita terus diajak untuk tetap melakukan perbuatan kasih lewat kesaksian hidup yang sederhana, mulai dari Keluarga kita masing-masing. Kelihatanya kecil tapi itulah yang utama dan pertama.<br \/>\nBacaan injil mengerakan kita untuk terus bertekun dan\u00a0 tetap setia dalam perkara kecil yang telah dipercayakan kepada kita. Jika kita setia dalam perkara kecil, Tuhan akan percayakan kita perkara-perkara yang\u00a0 lebih besar.\u00a0 kita diundang menjadi pribadi &#8211; pribadi yang selalu menebarkan nilai- nilai positif\u00a0 lewat tugas yang telah dipercayakan kepada kita masing-masing. Mari kita\u00a0 melakukan hal &#8211; hal yang kecil dalam keseharian hidup kita dengan cinta\u00a0 yang besar sebagaimana di katakan oleh mother Teresa dari kalkuta.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Senin, 30 Juli 2018 Hari Biasa Pekan XVII Matius (13:31-35) Dua perumpamaan dalam injil hari ini mengajak kita untuk merenungkan tentang hal kecil yang mempunyai efek yang dasyat.\u00a0 Efek dasyat bisa positip, bisa negatif. Efek positif bisa membuat orang bertumbuh menjadi lebih baik,\u00a0 sebaliknya efek negatif\u00a0 dapat membuat orang menjadi kerdil. Banyak sekali contoh yang dapat kita jumpai dalam kebidupan sehari-hari. Dalam hidup keluarga misalnya, kalau anak diajarkan bagaimana merespek orang lain, anak tersebut akan memperlihatkan sikap respek terhadap siapa&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=7731\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-7731","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7731","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7731"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7731\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7732,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7731\/revisions\/7732"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7731"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7731"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7731"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}