{"id":7811,"date":"2018-08-29T06:43:08","date_gmt":"2018-08-29T13:43:08","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=7811"},"modified":"2018-08-29T06:43:08","modified_gmt":"2018-08-29T13:43:08","slug":"hindari-kata-kata-dan-janji-janji-yang-tak-perlu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=7811","title":{"rendered":"HINDARI KATA-KATA DAN JANJI-JANJI YANG TAK PERLU!"},"content":{"rendered":"<p>Selasa, 29 Agustus 2018<br \/>\nPeringatan Wajib Wafatnya St. Yohanes Pembaptis<br \/>\n[Yer. 1:17-19; Mzm. 71:1-2,3-4a,5-6ab,15ab,17; Mrk. 6:17-29]<\/p>\n<p>HINDARI KATA-KATA DAN JANJI-JANJI YANG TAK PERLU!<\/p>\n<p>Ya maklum asrama laki-laki, jadi banyak kesenangan dan kegemaran<br \/>\n\u2018khas\u2019 laki-laki yang kami lakukan di sini. Mulai dari olahraga,<br \/>\nnonton sepakbola, pelihara burung, sampai guyonan dan candaan yang<br \/>\nterlontar di antara kami. Nah, salah satu yang menarik, kami kadang<br \/>\nsuka taruhan setiap kali ada pertandingan sepakbola yang melibatkan<br \/>\ntim-tim kesayangan kami. Taruhannya tentu sederhana, paling tidak<br \/>\nlebih dari segelas susu jahe atau semangkuk mie ayam. Itu sudah sangat<br \/>\ncukup. Nah, suatu hari, ada teman saya yang begitu yakin bahwa tim<br \/>\nkesayangannya akan menang, dan dia mengajak taruhan beberapa teman<br \/>\nsekaligus. Teman-teman saya pun mengiyakan, dan ternyata teman saya,<br \/>\nyang merasa yakin bahwa tim kesayangannya akan menang, justru kecewa,<br \/>\nkarena jagoannya kalah. Dan tentu saja, konsekuensinya, dia harus<br \/>\n\u2018membayar\u2019 taruhan itu kepada beberapa teman sekaligus. Mengucapkan<br \/>\njanji mudah, tapi melaksanakannya itu sulit. Maka, hati-hati<br \/>\nmenggunakan mulut untuk mengumbar janji!<\/p>\n<p>Kisah tentang Herodes, yang sudah terlanjur kadung janji kepada anak<br \/>\nperempuan Herodias, yang menari untuknya dan tamu-tamunya. Dan, anak<br \/>\nperempuan Herodias, yang tentu saja sudah dihasut Herodias, tak<br \/>\ndisangka meminta kepala Yohanes Pembaptis. Herodes tentu sedih, karena<br \/>\nsudah terlanjur mengagumi Yohanes Pembaptis, tapi apa daya karena dia<br \/>\nmesti menepati janjinya kepada anak perempuan Herodias. Terbukti benar<br \/>\nbahwa: mulutmu harimaumu! Kita sebagai manusia, jangan mudah untuk<br \/>\nmengumbar janji, apalagi sekiranya jika tidak mudah untuk menepatinya<br \/>\nbagi orang lain, karena kalau tidak bisa melaksanakan sebuah janji,<br \/>\nmaka rasanya akan kecewa dan sedih tak berkesudahan. Semoga pengalaman<br \/>\nHerodes menjadikan kita semakin sadar untuk menjaga mulut kita dari<br \/>\nucapan dan janji yang tidak perlu, karena sebenarnya orang yang<br \/>\nbijaksana dan rendah hati adalah mereka yang pandai menjaga ucapan dan<br \/>\nperkataannya.<\/p>\n<p>Selamat pagi. Berkah Dalem. God Bless You.<\/p>\n<p>&#8212;<br \/>\n*-Yoseph Didik Mardiyanto-*<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selasa, 29 Agustus 2018 Peringatan Wajib Wafatnya St. Yohanes Pembaptis [Yer. 1:17-19; Mzm. 71:1-2,3-4a,5-6ab,15ab,17; Mrk. 6:17-29] HINDARI KATA-KATA DAN JANJI-JANJI YANG TAK PERLU! Ya maklum asrama laki-laki, jadi banyak kesenangan dan kegemaran \u2018khas\u2019 laki-laki yang kami lakukan di sini. Mulai dari olahraga, nonton sepakbola, pelihara burung, sampai guyonan dan candaan yang terlontar di antara kami. Nah, salah satu yang menarik, kami kadang suka taruhan setiap kali ada pertandingan sepakbola yang melibatkan tim-tim kesayangan kami. Taruhannya tentu sederhana, paling tidak lebih&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=7811\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-7811","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7811","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7811"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7811\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7812,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7811\/revisions\/7812"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7811"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7811"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7811"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}