{"id":8311,"date":"2019-03-03T19:39:12","date_gmt":"2019-03-04T03:39:12","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=8311"},"modified":"2019-03-03T19:39:12","modified_gmt":"2019-03-04T03:39:12","slug":"lepas-bebas-mrk-1017-23","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=8311","title":{"rendered":"Lepas Bebas (Mrk 10:17-23)"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Senin, 4 Maret 2019<\/p>\n<p>Lepas Bebas (Mrk 10:17-23)<\/p>\n<p>Saudara-saudari ytk, tak jarang kita bertanya \u201capakah yang aku cari di dunia ini?\u201d Pertanyaan ini seolah mengajak kita untuk kembali fokus mengenai arti hidup dan apa yang Allah kehendaki dalam hidup kita saat ini : sebagai suami, isteri, anak-anak, sebagai seorang imam, biarawan-biarawati. Pertanyaan selanjutnya apakah yang memberikan harapan dan kepuasaan serta kelegaan bagi kita untuk menggapai suatu kebahagiaan ?<\/p>\n<p>Kisah seorang yang kaya, yang dikisahkan dalam Injil hari ini kiranya mengundang kita untuk meneliti batin dan mengevaluasi hidup kita. Orang muda ini bukan hanya seorang yang kaya raya tetapi juga mempunyai hidup keAGAMAan yang taat dan baik, namun hidup keIMANan yang masih mendangkal. Mengapa demikian ? Orang muda ini cukup antusias untuk datang (sambil berlari-lari) dan bertanya kepada Yesus mengenai apa yang harus diperbuat untuk memperoleh hidup kekal. Ia datang kepada Yesus karena ia merasa ada yang kurang dalam hidupnya, kekurangan sesuatu yang tidak dapat dibelinya dengan uang. Kemudian Yesus menjawab secara umum mengenai pentingnya mentaati perintah Allah. Lebih lanjut Yesus memberikan jawaban yang membaut hatinya sedih, kecewa dan berontak. Yesus meminta seorang kaya itu untuk menjual harta miliknya dan hasil penjualan itu diberikan kepada orang miskin. Jawaban Yesus ini mengguncangkan hatinya karena ia sangat mencintai apa yang ia miliki. Yesus memberikan tantangan kepadanya untuk menjadikan Allah sebagai harta miliknya. Seorang yang kaya ini menjadi sedih karena selama ini, ia menempatkan harapan dan rasa amannya dalam hartanya, segala sesuatu yang ia miliki. Ia menjadi kecewa dan pergi meninggalkan Yesus dengan sedih. Ia takut kehilangan apa yang ia miliki. Ia mencari kebahagiaan dan kedamaian dalam segala sesuatu yang ia miliki, bukan dalam tindakan mencintai dan memberikan diri kepada Allah dan orang lain. Yesus mengatakan \u201cjuallah apa yang kaumiliki,\u2026maka engkau akan memperoleh harta di surga\u201d. Bagi kita orang kristiani, harta itu adalah iman, kasih Allah yang dicurahkan kepada diri kita. Cinta itulah yang seharusnya memenuhi hati kita. Yesus Kristus adalah anugerah terbesar dalam diri kita. Seperti yang dikatakan oleh Santo Vincentius, \u201cYesus adalah anugerah Kasih Allah yang terbesar dalam hidup manusia, tidak ada alasan untuk tidak mensyukurinya\u201d. Oleh karena itu pemberian diri, pembaktian diri kepada Allah dan sesama adalah suatu sukacita buka suatu kesedihan. Kita diingatkan mengenai kisah seseorang yang mencari harta yang terpendam di ladangnya dan ia mengalami kegembiraan dan sukacita ketika ia menemukan harta itu (Mat 13:44). \u201cjuallah apa yang kaumiliki\u201d berarti pertama-tama kita diundang untuk bersikap lepas bebas, tidak terikat dengan kenyamanan, bebas dari ikatan emosi yang tidak teratur, relasi yang kadang membuat kita posesif, cemburu dan tak jarang membuat diri kita menutup diri. Allah memberikan kepada<\/p>\n<p>kita suatu kebahagiaan dan kedamaian yang tidak dapat dibeli dengan uang. Allah saja yang mampu melegakan dahaga dan kehausan hati kita, bukan yang lain. Yesus mengundang kita untuk memberikan diri kepada Allah dan sesama dengan murah hati karena Allah lebih dahulu memberikan segala sesuatu kepada kita bahkan memberikan DiriNya demi keselamatan kita.<\/p>\n<p>\u201cTuhan Yesus, penuhi dan kuasailah hati kami dengan keinginan untuk memperoleh harta surgawi yaitu cinta yang mendalam kepadaMu dan kasih kepada sesama. Semoga Engkau selalu dan selamanya menjadi harta bagi kami\u201d<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Senin, 4 Maret 2019 Lepas Bebas (Mrk 10:17-23) Saudara-saudari ytk, tak jarang kita bertanya \u201capakah yang aku cari di dunia ini?\u201d Pertanyaan ini seolah mengajak kita untuk kembali fokus mengenai arti hidup dan apa yang Allah kehendaki dalam hidup kita saat ini : sebagai suami, isteri, anak-anak, sebagai seorang imam, biarawan-biarawati. Pertanyaan selanjutnya apakah yang memberikan harapan dan kepuasaan serta kelegaan bagi kita untuk menggapai suatu kebahagiaan ? Kisah seorang yang kaya, yang dikisahkan dalam Injil hari ini kiranya&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=8311\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-8311","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8311","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8311"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8311\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8312,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8311\/revisions\/8312"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8311"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8311"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8311"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}