{"id":8499,"date":"2019-05-13T15:23:15","date_gmt":"2019-05-13T22:23:15","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=8499"},"modified":"2019-05-13T07:23:51","modified_gmt":"2019-05-13T14:23:51","slug":"pilihan-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=8499","title":{"rendered":"Pilihan"},"content":{"rendered":"<h4>Selasa, 14 Mei 2019<\/h4>\n<h4>Hari Raya Pesta Santo Matias<\/h4>\n<p>Kisah Para Rasul 1:15-17, 20-26<\/p>\n<p>Mazmur 113<\/p>\n<p>Yohanes 15:9-17<\/p>\n<p>Saya coba membayangkan bagaimana suasana hati Matias ketika terpilih menggantikan Yudas dan bergabung dalam kelompok elit 12 Rasul Yesus. Suatu tugas berat, tetapi juga patut disyukuri karena boleh dipercaya oleh murid lainnya (dan secara tidak langsung oleh Tuhan sendiri melalui doa).\u00a0Tapi bagaimana perasaan Yusuf, sang finalis yang satu lagi yang tidak jadi terpilih. Apakah dia kecewa? Ataukah dia lega karena tidak harus memikul beban yang begitu berat?<\/p>\n<p>Dalam Kisah Para Rasul diceritakan bahwa Matias dan Yusuf sudah bergabung bersama Yesus sejak pembaptisannya di Sungai Yordan sampai kenaikan Yesus ke surge dan menjadi saksi akan kebangkitanNya. Mereka berdua sudah terbukti pengikut setia Yesus. Keduanya dipercaya oleh murid yang lain untuk dipilih menggantikan Yudas. Setelah berdoa minta petunjuk Tuhan, pemilihan dilaksanakan melalui diundi.<\/p>\n<p>Di sini tidak kita dengar bagaimana mereka saling berebut posisi atau berusaha mempengaruhi orang lain untuk menang. Kita tidak mendengar ada politik uang atau kampanye gelap. Mereka pasrah membiarkan murid yang lain untuk memilih mereka setelah meminta petunjuk Tuhan. Ketika Matias terpilih pun, tidak ada kita dengar Yusuf merasa sakit hati atau menuduh ada kecurangan dalam proses pemilihan. Dia tidak mengancam dengan pendukungnya melakukan boikot atau aksi anarkis. Hal ini sangat kontras dengan pemilu Indonesia yang baru kita lalui dan kampanye yang sudah mulai panas dalam persiapan pemilu di Amerika Serikat.<\/p>\n<p>Tidak hanya dalam pemilu besar, hidup kita pun penuh dengan pilihan dan pemilihan. Di tempat kerja, mungkin kita merasa pantas untuk naik pangkat tetapi dilewatkan dan posisi itu diberikan ke orang lain. Wajar jika kita bereaksi langsung marah, kecewa, menuduh ada ketidakadilan. Ada baiknya kalau kita juga bisa sejenak berintropeksi diri dan melihat situasi dengan lebih jernih. Jika memang bukan waktunya, semoga kita bisa dengan besar hati menerima dan ikut bangga akan orang lain yang menerima status baru. Suatu waktu nanti, Tuhan pun akan memilih kita untuk suatu tugas yang lebih pantas.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selasa, 14 Mei 2019 Hari Raya Pesta Santo Matias Kisah Para Rasul 1:15-17, 20-26 Mazmur 113 Yohanes 15:9-17 Saya coba membayangkan bagaimana suasana hati Matias ketika terpilih menggantikan Yudas dan bergabung dalam kelompok elit 12 Rasul Yesus. Suatu tugas berat, tetapi juga patut disyukuri karena boleh dipercaya oleh murid lainnya (dan secara tidak langsung oleh Tuhan sendiri melalui doa).\u00a0Tapi bagaimana perasaan Yusuf, sang finalis yang satu lagi yang tidak jadi terpilih. Apakah dia kecewa? Ataukah dia lega karena tidak harus&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=8499\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-8499","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8499","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8499"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8499\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8504,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8499\/revisions\/8504"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8499"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8499"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8499"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}