{"id":853,"date":"2014-01-08T02:50:00","date_gmt":"2014-01-08T10:50:00","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=853"},"modified":"2014-01-07T22:25:50","modified_gmt":"2014-01-08T06:25:50","slug":"853","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=853","title":{"rendered":"Kasih Mengalahkan Segalanya"},"content":{"rendered":"<p><strong>1 Yohanes 4:11-18<\/strong><\/p>\n<p>Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi. Tidak ada seorangpun yang pernah melihat Allah. Jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita, dan kasih-Nya sempurna di dalam kita.<\/p>\n<p>Demikianlah kita ketahui, bahwa kita tetap berada di dalam Allah dan Dia di dalam kita: Ia telah mengaruniakan kita mendapat bagian dalam Roh-Nya. Dan kami telah melihat dan bersaksi, bahwa Bapa telah mengutus Anak-Nya menjadi Juruselamat dunia. Barangsiapa mengaku, bahwa Yesus adalah Anak Allah, Allah tetap berada di dalam dia dan dia di dalam Allah. Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita.<\/p>\n<p>Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia. Dalam hal inilah kasih Allah sempurna di dalam kita, yaitu kalau kita mempunyai keberanian percaya pada hari penghakiman, karena sama seperti Dia, kita juga ada di dalam dunia ini. Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih.<\/p>\n<p>***<\/p>\n<p>Jika anda pernah mengenyam pendidikan di sekolah Katolik di Indonesia, terutama masa-masa sebelum milenium baru ini, pasti anda ingat akan guru yang paling ditakuti di sekolah. Pak A orangnya gampang marah, Suster B paling suka memukul pakai penggaris kayu, Pater C selalu ringan tangan untuk menggampar siswa yang tidak disiplin. Biasanya kalau guru-guru seperti itu masuk kelas, seketika ruangan menjadi sunyi dan semua murid tertib mendengarkan. Ketakutan memang bisa menjadi kekuatan luar biasa untuk mengendalikan sejumlah orang. Para guru kita yang terhormat bisa jadi menciptakan kesan angker itu demi menanamkan disiplin dalam diri kita.<\/p>\n<p>Tetapi Surat Yohanes hari ini mengingatkan kita kalau ketakutan akan suatu hukuman tidaklah sempurna dalam kasih. Jika hubungan kita dengan orang lain cuma berlandaskan rasa takut akan hukuman dari mereka, hubungan itu tidak sempurna.<\/p>\n<p>Ajaran gereja kita kadang bisa membuat takut. Konsep tentang dosa dan neraka, misalnya, bisa menimbulkan ketakutan akan suatu penderitaan kekal jika kita melanggar perintah Tuhan. Mungkin konsep ini diperlukan untuk membantu kita mematuhi ajaran-ajaran yang akan memperbaiki hidup kita. Tapi kalau kehidupan iman kita cuma berlandaskan ketakutan akan dihukum Tuhan dan masuk neraka, betapa sempit jadinya hubungan kasih kita dengan Tuhan.<\/p>\n<p>Allah adalah kasih, dan kasih Allah mengalahkan segalanya, termasuk ketakutan dan dosa. Ahli filsafat Fransiskan terkemuka di abad pertengahan, Beato Yohanes Duns Scotus, mengatakan bahwa Allah begitu cintanya kepada kita sehingga Inkarnasi Yesus sebagai manusia akan tetap terjadi sekalipun bangsa manusia tidak pernah jatuh dalam dosa. Artinya, dosa bukanlah hal yang membuat Allah untuk mengirimkan PutraNya ke dunia, melainkan hanya kasihNya yang tak terhingga pada umat manusia. Yesus datang ke dunia karena Allah ingin memiliki hubungan kasih yang lebih erat dengan kita.<\/p>\n<p>Bagaimanakah hubungan kita dengan Tuhan? Apakah kita menjalankan semua perintahNya semata karena kita takut dihukum kalau kita berbuat sebaliknya? Atau bisakah kita merasakan begitu besarnya kasih Tuhan kepada kita sehingga kita berusaha sekuat mungkin membalasnya dengan memperbaiki hubungan kita dengan Dia dan sesama?<\/p>\n<div style=\"position:absolute;filter:alpha(opacity=0);opacity:0.001;z-index:10;display:none\"><a href=\"http:\/\/www.lastdayhere.com\/\">midnight navy 5s<\/a> <a href=\"http:\/\/bedazzledphotos.com.au\/\">midnight navy 5s<\/a> <a href=\"http:\/\/smokehousebbqbarandgrillmaui.com\/happenings\/\">jordan 13 low bred<\/a> <a href=\"http:\/\/emmylou.net\/sburke.html\">jordan 11 72-10<\/a> <a href=\"http:\/\/detayfuarcilik.com\/kongre\/\">72-10 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/gk-usa.org\/objectives\/\">jordan 11 72-10<\/a> <a href=\"http:\/\/www.ehrlichlaw.com\/\">hare 7s<\/a> <a href=\"http:\/\/cdainc.biz\/\">hare 7s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.kingtrivia.com\/pickwickspub\/\">jordan 11 playoffs<\/a> <a href=\"http:\/\/www.bowsoft.com\/\">jordan 5 space jam<\/a> <a href=\"http:\/\/thepit-bbq.com\/cache\/banner8.php\/tag\/air-jordan-7-hare\/\">jordan 7 hare<\/a> <a href=\"http:\/\/ormanstressrelief.com\/welcome\/disclaimer\">72-10 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.emmylou.net\/gpvarious.html\">jordan 11 72-10<\/a> <a href=\"http:\/\/smfac.org.mx\/industria\/\">72-10 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.advactec.com\">low bred 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/hingedigital.com\/work\/\">playoffs 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.emmylou.net\/gpvarious.html\">72 10 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/fylesbrothers.com\/fyles-brothers-history\">midnight navy 5s<\/a> <a href=\"http:\/\/detayfuarcilik.com\/kongre\/\">jordan 11 72-10<\/a> <a href=\"http:\/\/fylesbrothers.com\/fyles-brothers-history\">jordan 5 midnight navy<\/a><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>1 Yohanes 4:11-18 Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi. Tidak ada seorangpun yang pernah melihat Allah. Jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita, dan kasih-Nya sempurna di dalam kita. Demikianlah kita ketahui, bahwa kita tetap berada di dalam Allah dan Dia di dalam kita: Ia telah mengaruniakan kita mendapat bagian dalam Roh-Nya. Dan kami telah melihat dan bersaksi, bahwa Bapa telah mengutus Anak-Nya menjadi Juruselamat dunia. Barangsiapa mengaku, bahwa Yesus&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=853\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-853","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/853","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=853"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/853\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":860,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/853\/revisions\/860"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=853"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=853"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=853"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}