{"id":8558,"date":"2019-05-26T14:27:51","date_gmt":"2019-05-26T21:27:51","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=8558"},"modified":"2019-05-26T14:27:51","modified_gmt":"2019-05-26T21:27:51","slug":"tetap-tekun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=8558","title":{"rendered":"Tetap Tekun"},"content":{"rendered":"\n<p>Senin, 27 Mei 2019<\/p>\n\n\n\n<p>Pekan VI Paskah<\/p>\n\n\n\n<p>Bacaan I Kis 16: 11-15<\/p>\n\n\n\n<p>Bacaan Injil Yohanes 15:26 \u2013 16:4a<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBertekun\u201d adalah judul perikop Injil hari ini. Yang dituntut dari identitas murid Yesus tidak lain adalah ketekunan, sebab murid yang tekun akan mengalami keberhasilan. Lalu, ketekunan macam apa yang harus dimiliki? Tekun menjadi saksi, sebagaimana ditulis dalam Injil, \u201cKamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku\u201d. Kesaksian merupakan tugas pokok murid Yesus. Ada berbagai macam kesaksian dimana selalu butuh ketekunan. Misalnya, tidak mudah bagi kita untuk mewartakan Injil di tengah jemaat yang beraneka ragam. Dalam hal ini, ketekunan seharusnya mewujud dalam strategi, cara dan tindakan yang dipilih untuk pewartaan. Kita memang harus mau repot jika sungguh-sungguh hendak menjadi murid Yesus. Yesus saja repot-repot menjadi manusia demi menebus dosa-dosa manusia. Maka, kalau kita merasa repot karena tugas atas nama Gereja, di situlah kita harus sadar bahwa kita sedang bersungguh-sungguh mengikuti Yesus.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketidakmudahan dalam pewartaan dan kesaksian tetap selalu ada, untuk itulah kita butuh keterlibatan gerakan Roh Kudus. Secara rohani, berbagai kesulitan itu merupakan salib bagi kita. Memikul salib adalah suatu cara untuk mengikuti Yesus. Salib sering diidentikkan dengan penderitaan yang tentu membawa gambaran bahwa salib itu sangatlah berat untuk dipikul. Maka, kadang kita menghindari salib. Di situlah kualitas identitas kita sebagai murid Yesus diuji. Kalau kita masih mau memikul salib, kualitas kemuridan kita memanglah dapat diandalkan. Tidaklah sia-sia Yesus melibatkan kita dalam karya pewartaan-Nya.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh sebab itu, baiklah kita renungkan apakah sejauh ini kita sudah mau secara sukarela memikul salib dalam karya pewartaan dan kesaksian kita? Apakah kita sudah mampu bertekun? Apakah cara, strategi dan tindakan kita sudah tepat dan efektif bagi karya pewartaan bersama Gereja?<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Senin, 27 Mei 2019 Pekan VI Paskah Bacaan I Kis 16: 11-15 Bacaan Injil Yohanes 15:26 \u2013 16:4a \u201cBertekun\u201d adalah judul perikop Injil hari ini. Yang dituntut dari identitas murid Yesus tidak lain adalah ketekunan, sebab murid yang tekun akan mengalami keberhasilan. Lalu, ketekunan macam apa yang harus dimiliki? Tekun menjadi saksi, sebagaimana ditulis dalam Injil, \u201cKamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku\u201d. Kesaksian merupakan tugas pokok murid Yesus. Ada berbagai macam kesaksian dimana selalu butuh&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=8558\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-8558","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8558","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8558"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8558\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8559,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8558\/revisions\/8559"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8558"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8558"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8558"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}