{"id":8580,"date":"2019-06-06T11:52:26","date_gmt":"2019-06-06T18:52:26","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=8580"},"modified":"2019-06-06T06:53:12","modified_gmt":"2019-06-06T13:53:12","slug":"tanggung-jawab-cinta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=8580","title":{"rendered":"TANGGUNG JAWAB CINTA"},"content":{"rendered":"\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Jumat, 7 Juni 2019<\/p>\n\n\n\n<p>1. Bacaan I : Kis 25:13-21<\/p>\n\n\n\n<p>2. Injil : Yohanes 21:15-19<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam relasi bersama orang lain, kerap kali kita akan sampai pada banyak model relasi yang terjalin. Ada relasi yang hanya kenal saja, ada relasi yang sampai bisa ngobrol tentang permasalahan pribadi, hingga ada relasi cinta yang terjalin secara hangat antara dua orang atau lebih. Namun dalam relasi itu kerap kali kita juga akan menemukan adanya pribadi yang mengatakan cinta namun hanya berhenti dalam ungkapan di mulut saja dan tidak sampai pada perwujudan cinta yang senyatanya. Hari ini Yesus menanyai Petrus tentang bagaimana Petrus mencintaiNya sebanyak tiga kali. Mungkin alasan Yesus menanyakan sebanyak tiga kali adalah karena keinginanNya untuk memastikan apa yang ada di dalam hati Petrus, atau bisa jadi Yesus menyakan sebanyak itu karena Petrus punya pengalmana menyangkal Yesus juga sebanyak tiga kali. Ada banyak kemungkinan yang mungkin muncul berkaitan dengan jumlah Yesus menanyai Petrus. Namun jika kita melihat lebih dalam tentang makna pertanyaan Yesus mungkin Yesus ingin menyakinkan diriNya sekaligus ingin meyakinkan Petrus sendiri akan rasa cintanya pada Yesus. Hal ini Yesus lakukan karena setelah kembangkitanNya, Ia akan kembali pada Sang Bapa dan dengan demikian diperlukan adanya \u201cpenerus\u201d karya pewartaan di tengah dunia. Dalam pertanyaanNya, sebenarnya Yesus ingin menyakinkan Petrus bahwa tanggaungjawab setelah Yesus kembali pada Bapa akan lebih besar dan sekaligus menyakinkannya bahwa ia mampu untuk menjalankan tanggungjawab itu. Dengan demikian terlihat bahwa rasa cinta tidak boleh hanya berhenti pada ungkapan secara perkataan saja, namun juga harus disadari bahwa dalam rasa cinta itu juga terkandung tanggungjawab untuk meneruskan dan melanjutkan karya perwataan di tengah dunia. Kita pun sebenarnya memanggul tanggungjawab itu, bahwa rasa cinta kita juga harus diwujudkan dalam tindakan iman yang nyata dalam hidup beriman dan hidup harian kita.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jumat, 7 Juni 2019 1. Bacaan I : Kis 25:13-21 2. Injil : Yohanes 21:15-19 Dalam relasi bersama orang lain, kerap kali kita akan sampai pada banyak model relasi yang terjalin. Ada relasi yang hanya kenal saja, ada relasi yang sampai bisa ngobrol tentang permasalahan pribadi, hingga ada relasi cinta yang terjalin secara hangat antara dua orang atau lebih. Namun dalam relasi itu kerap kali kita juga akan menemukan adanya pribadi yang mengatakan cinta namun hanya berhenti dalam ungkapan di&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=8580\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-8580","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8580","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8580"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8580\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8581,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8580\/revisions\/8581"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8580"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8580"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8580"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}