{"id":8711,"date":"2019-07-25T12:48:36","date_gmt":"2019-07-25T19:48:36","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=8711"},"modified":"2019-07-24T10:49:53","modified_gmt":"2019-07-24T17:49:53","slug":"kesepuluh-perintah-allah-menghantar-kita-kepada-tuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=8711","title":{"rendered":"KESEPULUH PERINTAH ALLAH MENGHANTAR KITA KEPADA TUHAN"},"content":{"rendered":"\n<p> HARI JUMAT DALAM PEKAN KE 16<\/p>\n\n\n\n<p>MASA BIASA, 26 July, 2019<br>Keluaran 20:1-17Matius 13:18-23<\/p>\n\n\n\n<p>Saudara-saudariku terkasih,<br>Bacaan-bacaan hari ini sungguh sangat kaya. Bacaan pertama dari Kitab Keluaran, Allah memberi Kesepuluh PerintahNya kepada bangsa Hibrani setelah keluar dari perbudakan Mesir. Selanjutnya, Injil hari ini menggarisbawahi betapa pentingnya kesepuluh perintah Allah itu untuk melakukan kehendakNya dan yang akan menghantar kita lebih dekat kepadaNya. Mari kita renungkannya secara lebih mendalam.<br>Setelah bertahun-tahun bangsa Israel diperbudak, perintah-perintahNya diberikan kepada mereka sebagai dasar hidup moral dan sikap hidup sebagai anak-anak pilihan Allah. Mereka diperintahkan bagaimana caranya menghormati dan memelihara relasi mereka dengan Allah (dalam ayat 1-3), dan bagaimana mereka menghormati serta memelihara relasi mereka dengan sesama (dalam ayat 4-10). Mereka telah berusaha menyatukan bangsa Israel sebagai suatu bangsa, meperlengakpi mereka dengan pedoman-pedoman untuk hidup yang berkenan kepada Allah. Ketaatan kepada perintah-perintah ini, dan juga Hukum Mosaic, sudah menunjukkan kepada dunia bahwa Allah adalah Allah mereka, dan mereka adalah kepunyaanNya.<br>Selanjutnya dalam bacaan Injil hari ini, Yesus berbicara tentang perumpamaan penabur yang menaburkan benih di tingkat kesuburan tanah yang berbeda-beda. Boleh dibilang bangsa Israel adalah &#8220;tanah yang subur&#8221; untuk benih yang adalah perintah Allah. Mereka mendengar sabdaNya dan memahaminya, dan oleh karena itu bisa menghasilkan buah yang akhirnya berkembang menjadi duabelas suku Israel.<br>Cerita itu sebagaimana juga cerita tentang Kekristenan kita, menunjukkan bahwa Allah kita yang adalah Bapak yang penuh kasih setianya, tetapi juga penuh belaskasih. Sebagaimana kita menerima Yesus dalam Ekaristi Kudus, marilah kita membuat suatu keputusan untuk mengikuti Yesus secara lebih dekat dengan suatu kebulatan tekat untuk mengikuti teladanNya dalam segala hal yangakan &nbsp;kita lakukan. Amin.\n\n<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HARI JUMAT DALAM PEKAN KE 16 MASA BIASA, 26 July, 2019Keluaran 20:1-17Matius 13:18-23 Saudara-saudariku terkasih,Bacaan-bacaan hari ini sungguh sangat kaya. Bacaan pertama dari Kitab Keluaran, Allah memberi Kesepuluh PerintahNya kepada bangsa Hibrani setelah keluar dari perbudakan Mesir. Selanjutnya, Injil hari ini menggarisbawahi betapa pentingnya kesepuluh perintah Allah itu untuk melakukan kehendakNya dan yang akan menghantar kita lebih dekat kepadaNya. Mari kita renungkannya secara lebih mendalam.Setelah bertahun-tahun bangsa Israel diperbudak, perintah-perintahNya diberikan kepada mereka sebagai dasar hidup moral dan sikap hidup&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=8711\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-8711","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8711","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8711"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8711\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8712,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8711\/revisions\/8712"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8711"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8711"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8711"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}