{"id":9294,"date":"2020-03-11T13:41:00","date_gmt":"2020-03-11T20:41:00","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=9294"},"modified":"2020-03-07T16:42:36","modified_gmt":"2020-03-08T00:42:36","slug":"dongeng","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=9294","title":{"rendered":"Dongeng"},"content":{"rendered":"\n<p>Saya yakin bahwa tiap dari kita saat kita masih kecil perdah didongengi sebelum tidur. Dongeng yang diberikan oleh orangtua kita, kakak-kakak kita selalu mengandung ajaran yang baik. Demikian pula hari ini Yesus mengajari kita hal baik yang Ia sampaikan lewat cerita orang kaya dan Lazarus yang miskin. Menarik sekali bahwa Yesus menampilkan setiap tokoh dalam cerita ini disertai dengan gerak tubuh (gesture) mereka. Dan lebih menarik lagi bahwa Yesus menyematkan nama tokoh hanya kepada Lazarus dan Abraham. Sementara si orang kaya tidak bernama. Pemberian nama ini memiliki arti tersendiri dalam Kitab Suci. Lazarus yang miskin namanya tercatat dalam kitab kehidupan, sementara orang kaya itu tidak memiliki nama, anonim, dan namanya tidak tercatat dalam kitab kehidupan. Yesus menceritakan hal ini bukan berarti bahwa Ia anti orang kaya, sama sekali tidak. Buktinya ia mau bertandang ke rumah Zakeus si pemungut cukai. Ia juga mau menyembuhkan hamba perwira Romawi yang nota bene orang kaya. Ia pun juga mau bergaul dengan Suzana istri Kuza bendahara raja. Orang-orang itu adalah orang-orag kaya. Jadi masalahnya di mana? Yang menjadi persoalan adalah saat seseorang hanya memikirkan dirinya sendiri dan tidak mau berbagi dengan orang lain yang terlupakan. Lewat cerita ini Yesus mengingatkan kita bahwa saat kita melupakan orang-orang yang lemah, yang rertindas, yang tersingkir maka kitapun akan dilupakan oleh Tuhan yang telah menciptakan mereka. Nama kita tak akan tercatat dalam Kitab Kehidupan. Masa Prapaskah adalah masa di mana kita diminta untuk peka akan jeritan orang lain yang rertindas. Masa puasa ini akan baik dan berbuah bila kita mau memberi perhatian dan membantu mereka yang lemah, yang tersingkir. Amin.  <br>\nKetika kita berkontak dengan orang miskin, apakah mereka merasakan sesuatu yang berbeda dari kita? Apakah mereka nyaman, minder, atau bahkan menjauhi kita? Dapatkah kita membawa kabar baik untuk mereka? <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saya yakin bahwa tiap dari kita saat kita masih kecil perdah didongengi sebelum tidur. Dongeng yang diberikan oleh orangtua kita, kakak-kakak kita selalu mengandung ajaran yang baik. Demikian pula hari ini Yesus mengajari kita hal baik yang Ia sampaikan lewat cerita orang kaya dan Lazarus yang miskin. Menarik sekali bahwa Yesus menampilkan setiap tokoh dalam cerita ini disertai dengan gerak tubuh (gesture) mereka. Dan lebih menarik lagi bahwa Yesus menyematkan nama tokoh hanya kepada Lazarus dan Abraham. Sementara si orang&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=9294\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-9294","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9294","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9294"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9294\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9295,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9294\/revisions\/9295"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9294"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9294"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9294"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}