{"id":9414,"date":"2020-04-10T07:26:27","date_gmt":"2020-04-10T14:26:27","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=9414"},"modified":"2020-04-10T07:26:27","modified_gmt":"2020-04-10T14:26:27","slug":"lihatlah-kayu-salib-merenungkan-sengsara-wafat-dan-kebangkitan-yesus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=9414","title":{"rendered":"Lihatlah kayu salib&#8230; merenungkan sengsara, wafat dan kebangkitan Yesus"},"content":{"rendered":"\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Yes 52:13-53:12; Ib 4:14-16; 18:1-19-42<\/p>\n\n\n\n<p>Mengkontemplasikan salib, penderitaan dan kematian Yesus tidak akan pernah ada ujungnya&#8230; tidak ada kata final tentang pribadi dan tokoh ini. Jauh sebelum kelahiran-Nya, Ia sudah dinubuatkan. Setelah kelahiran sebagai bayi dan anak hingga dewasa, dan seluruh masa hidup hingga kematian, sesudah kematian, dan bahkan ribuan tahun setelahnya, Yesus tetaplah sosok penuh misteri.<\/p>\n\n\n\n<p>Begitulah cara pandang orang. Yesus yang satu dan sama dipersepsikan secara berbeda. Bahkan jauh sebelum Ia datang ke dalam dunia, Ia adalah sebuah misteri besar. Nabi-nabi, buku-buku, baik yang religius maupun sekular sekali pun berbicara tentang sosok penuh misteri ini. Dari berjanjian lama hingga perjanjian baru, semuanya berbicara tentang sosok seorang penyelamat, Mesias yang dijanjikan dari generasi ke generasi, dari abad ke abad, yang akan diutus Allah untuk menyelamatkan bangsa pilihan-Nya dan seluruh bangsa manusia.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat kedatangan-Nya diberitakan oleh malaikat, dan Maria, ibu-Nya pun tidak mengerti, bahkan takut dan tidak percaya akan hal ini. \u201cBagaimana hal itu bisa terjadi?\u201d Yosef, ayah angkat-Nya pun harus tunduk pasrah. Tak satu kata pun dalam Injil yang bisa kita dengar keluar dari mulutnya. Semuanya terjadi dalam diam. Yohanes pembaptis, yang menjembatani antara perjanjian lama dan baru dan dianggap sebagai pendahulu yang harus menyiapkan jalan bagi Mesias pun diliputi keraguan dan harus mengutus para muridnya untuk memastikan siapa sesungguhnya sosok ini: \u201cApakah Engkau Mesias yang dijanjikan? Ataukah kami harus menunggu yang lain?\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Semakin merenungkannya, kita akan semakin bertanya dan makin dibawa ke dalam banyak pertanyaan lain dan semakin membuat kita tidak tahu dan mengerti jalan dan panggilan hidup-Nya. Mengapa Yesus, yang adalah Putera Allah, harus menderita dan wafat di salib?<\/p>\n\n\n\n<p>Hari ini kita sekali lagi merenungkan misteri agung penderitaan dan wafat Yesus di kayu salib. Di sini sosok Yesus yang misterius, tidak dipahami, penuh tanya, didekati dan dipandang melalui jalan khusus, yakni jalan iman, sebagai Putra Allah yang menderita dan wafat untuk menyelamatkan kita dari dosa dan maut.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam bacaan pertama, Yesaya bernubuat tentang sosok ini yang dilihat sebagai hamba Allah yang menderita. \u201cSeperti banyak orang akan tertegun melihat dia \u2013 begitu buruk rupanya, bukan seperti manusia lagi, dan tampaknya bukan seperti anak manusia lagi \u2013 demikianlah ia akan membuat tercengang banyak bangsa, raja-raja akan mengatupkan mulutnya melihat dia; sebab apa yang tidak diceritakan kepada mereka akan mereka lihat, dan apa yang tidak mereka dengar akan mereka pahami.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Nubuat Yesaya ini memberikan informasi yang lebih dekat dan detail tentang sosok hamba Allah, Mesias, Penyelamat yang dijanjikan. Orang akan tertegun melihatnya bukan karena ketampanan, kegagahan dan keperkasaannya, melainkan karena buruk rupanya yang tidak seperti manusia karena harus menanggung hinaan, cercaan, pukulan, dan tidak seorang pun yang akan menginginkannya. Akan tetapi, di balik itu ada rahasia besar yang tersimpan di dalam dirinya. Bahwa di dalam keburukan dan kesederhanaannya, penderitaan dan penolakan yang dialami-Nya, Allah melakukan perbuatan-perbuatan ajaib di hadapan banyak orang, termasuk para penguasa dan pemimpin dunia.<\/p>\n\n\n\n<p>Di dalam Injil Yohanes kita menemukan sosok ini dalam bentuknya yang real, terutama di dalam kisah tentang hukuman mati dan sengsara yang ditimpakan oleh Pilatus dan para pemimpin agama Yahudi, tentang salib yang harus dipikul, tentang siksaan dan wafat-Nya di atas palang hina. Di sini Yesus bukan lagi sosok yang misterius semata melainkan figur yang real, pribadi yang gagah, perkasa, penuh keberanian, mantap dan tidak pernah menghindar dari semua hinaan, cercaan dan penolakan. Ia adalah wajah yang menderita di salib, yang wafat, namun juga bangkit dari mati. Yesus tersalib, juga Yesus yang bangkit, sosok yang sama, untuk membawa hidup baru bagi mereka yang beriman, taat dan percaya kepada-Nya.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh darah dan penderitaan-Nya kita disembuhkan dan diselamatkan-Nya dari penyakit, luka dan dosa-dosa kita. Oleh kebangkitan-Nya kita diselamatkan-Nya dari belenggu maut. Semoga dengan merenungkan misteri kesengsaraan, wafat dan kebangkitan-Nya, kita semakin mengenal, mencintai Yesus, Putera Allah, rahmat termulia yang diberikan Bapa, untuk menuntun kita kembali ke jalan yang benar, jalan Allah, yang adalah \u201cjalan\u201d itu sendiri, \u201chidup\u201d itu sendiri, dan \u201ckebenaran\u201d itu sendiri, ya, misteri dan realitas keselamatan kita.<\/p>\n\n\n\n<p>Di akhir renungan ini, marilah kita memohon rahmat dan belas kasih Allah dengan mendoakan litani Hati Kudus Yesus:<\/p>\n\n\n\n<p>Tuhan kasihanilah kami<\/p>\n\n\n\n<p>Tuhan kasihanilah kami<\/p>\n\n\n\n<p>Kristus kasihanilah kami<\/p>\n\n\n\n<p>Kristus kasihanilah kami<\/p>\n\n\n\n<p>Tuhan kasihanilah kami; Kristus dengarkanlah kami<\/p>\n\n\n\n<p>Kristus kabulkanlah doa kami<\/p>\n\n\n\n<p>Allah Bapa di surga, kasihanilah kami.<\/p>\n\n\n\n<p>Allah Putra, Penebus dunia,<\/p>\n\n\n\n<p>Allah Roh Kudus,<\/p>\n\n\n\n<p>Allah Tritunggal Mahakudus, Tuhan Yang Maha Esa,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus yang Mahakudus,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus Putra Bapa kekal,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus yang di wujudkan oleh Roh Kudus dalam ribaan Bunda Perawan,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus yang dipersatukan dengan Sabda Allah dalam satu wujud,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus yang mulia tak terbatas,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus Bait Kudus Allah,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus Kemah Allah dan Pintu Surga,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus Perapian Cinta Kasih yang bernyala-nyala,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus Perbendaharaan Keadilan dan Cinta Kasih,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus Lubuk penuh keutamaan,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus amat patut dipuji-puji,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus Raja dan pusat segala hati,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus tempat semua harta kebijaksanaan dan pengetahuan,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus tempat tinggal keallahan seluruhnya,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus yang berkenan kepada Bapa,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus yang kaya raya dan murah hati kepada kami,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus kerinduan bukit-bukit yang kekal,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus yang murah hati bagi semua orang yang berseru kepada-Mu,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus sumber kehidupan dan kesucian,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus kurban pelunas dosa kami,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus yang ditimpa penghinaan,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus yang taat sampai mati,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus yang tertusuk dengan tombak,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus sumber segala penghiburan,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus kehidupan dan kebangkitan kami,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus pokok damai dan pemulihan kami,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus kurban untuk orang berdosa,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus keselamatan bagi orang yang berharap kepada-Mu,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus pengharapan orang yang meninggal dalam Engkau,<\/p>\n\n\n\n<p>Hati Yesus kesukaan orang kudus,<\/p>\n\n\n\n<p>Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia,<\/p>\n\n\n\n<p>sayangilah kami, ya Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia,<\/p>\n\n\n\n<p>kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia,<\/p>\n\n\n\n<p>kasihanilah kami.<\/p>\n\n\n\n<p>Yesus yang lembut dan murah hati,<\/p>\n\n\n\n<p>jadikanlah hati kami seperti hati-Mu.<\/p>\n\n\n\n<p>1x Bapa Kami 3x Salam Maria 1x Kemuliaan. Amen<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yes 52:13-53:12; Ib 4:14-16; 18:1-19-42 Mengkontemplasikan salib, penderitaan dan kematian Yesus tidak akan pernah ada ujungnya&#8230; tidak ada kata final tentang pribadi dan tokoh ini. Jauh sebelum kelahiran-Nya, Ia sudah dinubuatkan. Setelah kelahiran sebagai bayi dan anak hingga dewasa, dan seluruh masa hidup hingga kematian, sesudah kematian, dan bahkan ribuan tahun setelahnya, Yesus tetaplah sosok penuh misteri. Begitulah cara pandang orang. Yesus yang satu dan sama dipersepsikan secara berbeda. Bahkan jauh sebelum Ia datang ke dalam dunia, Ia adalah sebuah&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=9414\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-9414","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9414","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9414"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9414\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9415,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9414\/revisions\/9415"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9414"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9414"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9414"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}