{"id":9469,"date":"2020-04-29T00:46:09","date_gmt":"2020-04-29T07:46:09","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=9469"},"modified":"2020-04-29T00:46:09","modified_gmt":"2020-04-29T07:46:09","slug":"st-katarina-dari-siena","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=9469","title":{"rendered":"St. Katarina dari Siena"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Awam dan Pujangga Gereja<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">29 April 2020<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yohanes 6:35-40<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam hidup dan sejarah Gereja, para wanita selalu memiliki peran yang penting\ndan tak tergantikan. Walaupun benar bahwa kaum klerus dijalankan oleh kaum\npria, seperti menjadi uskup, imam dan diakon, peranan perempuan di dalam Gereja\nselalu memberikan kesempurnaan dan keindahan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tentunya tokoh orang kudus yang paling penting dan suci di dalam Gereja\nKatolik adalah Bunda Maria, Bunda Yesus sendiri. Tanpa peran aktif dan kesediaannya\nyang penuh iman, sejarah keselamatan tentunya akan menjadi berbeda. Bunda Maria\nmemberikan satu aspek penting dalam peran wanita di dalam hidup Gereja, yakni\nBunda Allah. Hari ini kita juga mengenang salah satu wanita kudus Gereja yang\nmemainkan peran penting pada saat Gereja mengalami krisis di abad pertengahan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namanya adalah Katarina dari kota Siena di Italia. Lahir pada tahun 1347,\ndia adalah anak ke-24 dari 25 bersaudara [banyak di antaranya meninggal saat usia muda]. Orang tuanya menghendaki dia untuk menikah\ndan berkeluarga, tetapi dia terpanggil untuk melayani Tuhan dengan cara yang\nlain. Sejak usia sangat muda, dia sudah memberikan dirinya kepada Tuhan, namun\ndia tidak memilih untuk masuk menjadi seorang rubiah [seorang rahib atau\npertapa perempuan]. Perlu diperhatikan bahwa pada zaman ini belum ada biarawati\natau suster yang berorientasi pelayanan aktif. Katarina mengikuti teladan St. Dominikus\nde Guzman yang berorientasi pewartaan aktif dengan disokong oleh hidup doa.\nKatarina tetap bertahan sebagai awam, tetapi menghidupi semangat doa dan mati\nraga yang sama dengan mereka yang hidup di biara. Dia kemudian menjadi anggota Dominikan\nawam atau yang saat itu disebut sebagai Dominikan Ordo Ketiga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perannya tidak berhenti di sini, tetapi dia pun terlibat\ndi dalam usaha pemulihan wibawa kepausan yang sempat pudar karena Paus memilih\ntinggal di kota Avignon di Perancis daripada di kota Roma. Semenanjung Italia\nsendiri pun terpecah-pecah dan perang saudara\nterus berkecamuk. Katarina yang adalah seorang wanita dan awam, melaksanakan\nperannya untuk membawa perdamaian di antara para kota-kota Italia yang bertikai.\nSaat mengunjungi Avignon, dia juga mendesak agar Paus Gregorius XI untuk\nkembali ke Roma. Selain itu, dia memohon kepada Paus untuk memperbaharui hidup\npara klerus. Paus Gregorius pun akhirnya kembali ke Roma. Sayangnya, setelah Paus\nini wafat, sekali lagi terjadi skisma di Gereja. Sekali lagi, Katarina tidak\nhenti-hentinya menyerukan persatuan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dia dikarunia dengan pengalaman mistik yakni perjumpaan dengan Yesus\nsendiri dan pernikahan rohani dengan-Nya. Selain itu dia juga dikarunia dengan\nstigmata atau mengalami luka-luka Yesus di salib. Dibantu oleh Bapak rohaninya,\nRaymond dari Capua, dia menuliskan pengalaman mistiknya. Karena pengajarannya\ndan usahanya memperbaharui Gereja, Katarina menjadi satu-satunya awam dan\nwanita yang diakui sebagai Pujangga Gereja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Belajar dari santa Katarina dari Siena, kita diajak untuk mengasihi Tuhan\ndi atas segalanya, tetapi kasih kepada Tuhan ini selalu menjadi nyata dalam\nkasih terhadap sesama, terutama terhadap Gereja-Nya. Ada kalanya Gereja dipenuhi\ndengan masalah dan bencana, seperti saat ini Gereja sedang didera oleh wabah pandemi\ncovid19. Kita dipanggil seperti St. Katarina Siena sebagai pembawa kabar sukacita\ndan kebenaran, bukan pembawa masalah baru dan kegelapan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">St. Katarina dari Siena, doakanlah kami!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Valentinus Bayuhadi Ruseno, OP<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Awam dan Pujangga Gereja<br \/>\n29 April 2020<br \/>\nYohanes 6:35-40<\/p>\n<p>Dalam hidup dan sejarah Gereja, para wanita selalu memiliki peran yang penting dan tak tergantikan. Walaupun benar bahwa kaum klerus dijalankan oleh kaum pria, seperti menjadi uskup, imam dan diakon, peranan perempuan di dalam Gereja selalu memberikan kesempurnaan dan keindahan.<\/p>\n","protected":false},"author":22,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-9469","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9469","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/22"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9469"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9469\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9470,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9469\/revisions\/9470"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9469"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9469"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9469"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}