{"id":9665,"date":"2020-07-07T21:17:51","date_gmt":"2020-07-08T04:17:51","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=9665"},"modified":"2020-07-07T21:17:51","modified_gmt":"2020-07-08T04:17:51","slug":"belajar-terus-menjadi-setia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=9665","title":{"rendered":"BELAJAR TERUS MENJADI SETIA"},"content":{"rendered":"\n<p><br>Matius 10:1-7<br>Yesus melibatkan para rasul untuk ambil bagian dalam karya keselamatan untuk menghadirkan kerajaan Allah. Yesus sadar bahwa masing-masing dari mereka memiliki kelemahan dan bahwa Dia tahu juga, salah satu dari mereka yaitu Yudas Iskariot mngkhianati-Nya. (Mat 10:4). Akan tetapi hal itu, tidak mempengaruhi keputusan Yesus untuk tetap memilih mereka. Apa yang terjadi menjadi tanda bahwa, Yesus memiliki cinta dan kebesaran hati untuk merima semua konsekwensi atas keputusan yang telah diambilNya.<br>Dalam mengikuti Yesus, Dia meminta juga supaya masing-masing murid siap dengan segala situasi, bahkan siap untuk berkorban dan memanggul salib. \u201dsetiap orang yang mau mengikuti Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikuti Aku.\u201d(Mat 16:24). Bisa terjadi, salah satu salib yang harus dipikul adalah menghadapi orang-orang yang mengkhianatinya. Seperti yang dilakukan Yesus, seorang murid sejati tidak mundur dalam niat baik untuk setia melakukan yang benar dan baik demi kerajaan Allah.<br>Kesetiaan dan kebaikan seseorang justru akan terlihat saat menghadapi situasi sulit dan yang tidak menguntungkan, namun hal itu tidak mengurangi semangat dan perjuangannya untuk mengasihi, bertindak adil dan benar. Apa yang diperjuangkan orang yang setia akan memancar keluar dan menjadi kesaksian hidup sehingga semua orang akan melihat perbuatannya yang baik dan pada akhirnya membawa pada pertobatan dan kemuliaan Allah. \u201cDemikianlah henyaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.\u201d(Mat 5:16).<br>Suatu kepercayaan sudah dianugerahkan kepada mereka yang menjadi pengikut dan yang percaya kepada Kristus. Tinggal sekarang bagaimana tanggapan masing-masing orang. Setiap orang dengan bebas bisa menentukan pilihannya, apakah setia atau tidak. Masing-masing pilihan memiliki konsekwensinya sendiri. Belajarlah dari Sang Guru, Yesus Kristus sendiri. \u201cPikulah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.\u201d(Mat 11:29)<br>Paroki St Monfort, Serawai, ditulis oleh Rm Aloysius Didik Setiyawan CM<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matius 10:1-7Yesus melibatkan para rasul untuk ambil bagian dalam karya keselamatan untuk menghadirkan kerajaan Allah. Yesus sadar bahwa masing-masing dari mereka memiliki kelemahan dan bahwa Dia tahu juga, salah satu dari mereka yaitu Yudas Iskariot mngkhianati-Nya. (Mat 10:4). Akan tetapi hal itu, tidak mempengaruhi keputusan Yesus untuk tetap memilih mereka. Apa yang terjadi menjadi tanda bahwa, Yesus memiliki cinta dan kebesaran hati untuk merima semua konsekwensi atas keputusan yang telah diambilNya.Dalam mengikuti Yesus, Dia meminta juga supaya masing-masing murid siap&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=9665\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-9665","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9665","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9665"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9665\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9666,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9665\/revisions\/9666"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9665"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9665"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9665"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}