{"id":9678,"date":"2020-07-14T20:16:40","date_gmt":"2020-07-15T03:16:40","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=9678"},"modified":"2020-07-14T20:16:40","modified_gmt":"2020-07-15T03:16:40","slug":"siapakah-yang-bisa-merasakan-kehadiran-tuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=9678","title":{"rendered":"SIAPAKAH YANG BISA MERASAKAN KEHADIRAN TUHAN"},"content":{"rendered":"\n<p>Rabu, 15 Juli 2020<br><br>Matius 11:25-27<br>Banyak orang ingin melihat tetapi tidak melihatnya dan banyak orang yang<br>ingin mendengar dan mengalami kehadiran Allah, tetapi juga tidak bisa<br>mendengarkan dan mengalami-Nya? Lalu siapa yang bisa melihat, mendengar dan<br>mengalami kasih Tuhan? Semua itu akan tersembunyi bagi orang yang tidak<br>percaya kepada Yesus dan lebih percaya pada kecerdasan dan pengetahuannya<br>(harta duniawi). \u201cAku bersyukur kepada-Mu Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena<br>semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi<br>Engkau nyatakan kepada orang kecil.\u201d(Mat 11:25). Mengapa mereka sulit atau<br>bahkan tidak bisa menangkap dan merasakan kasih Tuhan? Karena hatinya<br>tertutup oleh pemikiran dan kesombongannya dan bukan karena hal-hal yang lain.<br>Kemudian, siapakah yang layak menerima Kristus? Yaitu mereka yang<br>merasa tidak layak dihadapan Tuhan. Mereka yang merasa kecil dan rendah<br>dihadapan Allah. Mereka adalah orang-orang yang merasa haus, dan rindu oleh<br>belas kasih Allah. \u201cSebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya banyak nabi dan<br>orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin<br>mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya.\u201d(Mat 13:17). Oleh<br>karena itu, apa yang menjadi kebanggaan orang-orang dunia dewasa ini, belum<br>tentu bisa merasakan damai sejahtera dari Allah.<br>Apa yang menjadi kebanggaan orang-orang dewasa ini dan jika orang salah<br>menempatkannya, bisa menjadi penghalang baginya untuk melihat dan mengalami<br>kasih Tuhan, yaitu uang. \u201cSemua itu didengar oleh orang-orang Farisi, hambahamba uang itu, dan mereka mencemoohkan Dia. Lalu Ia berkata kepada mereka:<br>\u201cKamu mebenarkan diri di hadapan orang, tetapi Allah mengetahui hatimu. Sebab<br>apa yang dikagumi menusia, dibenci oleh Allah.\u201d(Luk 16:14-15). Orang-orang yang<br>menjadi hamba uang, biasanya merasa lebih baik, lebih bijak, lebih pandai dll, dari<br>orang lain. Saat seseorang merasa lebih dari yang lain, maka ia jatuh dalam sikap<br>sombong. Oleh karena itu erat sekali hubungannya antara \u201charta duniawi\u201d dengan<br>kesombongan.<br>Oleh karena itu, setiap orang jika ingin sungguh-sungguh dekat dengan<br>Kristus, ia harus menyangkal diri dan mengosongkan dirinya, sama seperti seorang<br>hamba di hadapan Tuhan. \u201cYesus berkata kepada murid-murid-Nya: \u201cSetiap orang<br>yang mau mengikuti Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan<br>mengikut Aku.\u201d(Mat 16:24)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rabu, 15 Juli 2020 Matius 11:25-27Banyak orang ingin melihat tetapi tidak melihatnya dan banyak orang yangingin mendengar dan mengalami kehadiran Allah, tetapi juga tidak bisamendengarkan dan mengalami-Nya? Lalu siapa yang bisa melihat, mendengar danmengalami kasih Tuhan? Semua itu akan tersembunyi bagi orang yang tidakpercaya kepada Yesus dan lebih percaya pada kecerdasan dan pengetahuannya(harta duniawi). \u201cAku bersyukur kepada-Mu Bapa, Tuhan langit dan bumi, karenasemuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapiEngkau nyatakan kepada orang kecil.\u201d(Mat 11:25). Mengapa mereka&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=9678\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-9678","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9678","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9678"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9678\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9679,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9678\/revisions\/9679"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9678"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9678"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9678"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}