{"id":9709,"date":"2020-07-25T08:16:20","date_gmt":"2020-07-25T15:16:20","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=9709"},"modified":"2020-07-25T08:16:20","modified_gmt":"2020-07-25T15:16:20","slug":"st-yakobus-rasul","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=9709","title":{"rendered":"St. Yakobus Rasul"},"content":{"rendered":"\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Mat 20:20-28<\/p>\n\n\n\n<p>Hari ini kita merayakan pesta Santu Yakobus, Rasul. Berbeda dari Yakobus Minor yang adalah pemimpin Gereja di Yerusalem, anak Kleopas, ini adalah Yakobus Mayor, saudara Yohanes, juga rasul dan penulis Injil. Keduanya adalah anak-anak Zebedeus dan Salome.<\/p>\n\n\n\n<p>Injil hari ini mengisahkan kepada kita tentang Rasul Yakobus, yang bersama dengan saudaranya Yohanes, menjadi sasaran kecaman murid-murid yang lain, karena bersama ibu mereka, Salome, datang dan meminta \u201cposisi penting\u201d dari Yesus, yakni agar satu di sebelah kanan, satu lagi di sebelah kiri, dalam kerajaan-Nya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan nada yang tenang, tegas dan pasti, Yesus menjawab permintaan ini katanya: \u201cKamu tidak tahu apa yang kamu minta! Dapatkah kamu meminum cawan yang harus Kuminum?\u201d Kata mereka kepada-Nya, \u201cKami dapat.\u201d Yesus berkata kepada mereka, \u201cCawan-Ku memang akan kamu minum, tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa Bapa-Ku telah menyediakannya.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti kedua murid di atas bersama ibu mereka, kita kadang-kadang tidak tahu apa yang kita minta dari Tuhan. Yesus mengingatkan bahwa kerajaan-Nya bukan seperti kerajaan-kerajaan yang ada di dunia, di mana raja atau ratu memerintah dengan tangan besi atas para bawahannya. Sebaliknya, kerajaan Yesus adalah kerajaan pelayanan, datang dari atas. Ia mengajar mereka dengan merujuk pada makna utama kedatangan-Nya, yakni salib dan pengorbanan, \u201cpiala\u201d yang harus diminum-Nya, sebagai harga tanpa harga, yang harus diterima (Mz 116:13.15).<\/p>\n\n\n\n<p>Yesus membalikkan cara pandang yang berlaku umum: memimpin berarti melayani. Bukan menakuti dan menindas. (Pemimpin despotik harus dicopot!) Roh kepimpinan yang baik adalah menjadi pelayan rakyat. Kekuasaan artinya melayani, berkorban: mengobservasi kebutuhan real rakyat, memproses masalah-masalah yang mereka hadapi, tanpa harus menunggu didemo dulu, melainkan cepat dan langsung, dengan peluang-peluang kekuasaan yang tersedia, dicarikan jawaban penyelesaiannya, untuk membuat mereka menjadi lebih baik, bermartabat dan hidup layak di mata umum.<\/p>\n\n\n\n<p>Mari kita memohon kepada Tuhan, agar janji kesetiaan dan spirit pelayanan-Nya nyata pula di dalam diri para pemimpin yang dipilih, terutama di saat-saat krisis akibat pandemi, dalam melayani domba dan rakyat gembalaan-Nya. Amen.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mat 20:20-28 Hari ini kita merayakan pesta Santu Yakobus, Rasul. Berbeda dari Yakobus Minor yang adalah pemimpin Gereja di Yerusalem, anak Kleopas, ini adalah Yakobus Mayor, saudara Yohanes, juga rasul dan penulis Injil. Keduanya adalah anak-anak Zebedeus dan Salome. Injil hari ini mengisahkan kepada kita tentang Rasul Yakobus, yang bersama dengan saudaranya Yohanes, menjadi sasaran kecaman murid-murid yang lain, karena bersama ibu mereka, Salome, datang dan meminta \u201cposisi penting\u201d dari Yesus, yakni agar satu di sebelah kanan, satu lagi di&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=9709\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-9709","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9709","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9709"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9709\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9710,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9709\/revisions\/9710"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9709"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9709"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9709"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}