HIDUP DI JALAN YANG BENAR
LUBUK HATI
Kamis 12 Desember 2024
Hari Biasa, Pekan Adven II
Matius 11:11-15
Rm. Ignattius Adam Suncoko
Orang-orang Israel percaya bahwa nabi Elia akan kembali suatu hari nanti untuk mengumumkan kedatangan Mesias atau “yang diurapi Allah” yang telah lama ditunggu-tunggu. Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus mengidentifikasi Yohanes Pembaptis dengan Elia: “dia adalah Elia yang akan kembali”. Implikasinya, Yesus mengklaim sebagai orang yang diurapi Allah yang telah ditunggu-tunggu oleh orang Israel. Oleh karena itu, Yohanes Pembaptis memiliki peran yang sangat penting. Seperti yang Yesus katakan dalam bacaan Injil: “Seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis belum pernah terlihat”.
Yohanes tidak benar-benar hidup sampai melihat Yesus mewartakan kedatangan kerajaan Allah. Karena Yohanes dieksekusi oleh Herodes Antipas pada awal pelayanan Yesus di muka umum. Yohanes tidak tahu apa-apa tentang kematian dan kebangkitan Yesus dan kedatangan Roh Kudus. Itulah sebabnya Yesus melanjutkan dengan mengatakan: “yang terkecil di kerajaan surga lebih besar dari dia”.
Kita semua lebih besar daripada Yohanes Pembaptis, bukan karena kita lebih baik darinya, atau lebih suci darinya, tetapi karena kita telah diberi begitu banyak anugerah. Di dalam dan melalui Injil, kita telah menyaksikan karya Yesus, kematian dan kebangkitan-Nya sangat berarti bagi pertumbuhan iman dan hidup kita.
Kita semua mendapat anugerah atas Roh Kudus yang dicurahkan dalam hidup kita. Berkat Roh Kudus itu, kita dimampukan untuk memiliki cara pandang yang baru terhadap kehidupan. Pada suatu kesempatan, Yesus berkata kepada murid-muridNya: “Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat”. Ucapan bahagia itu merangkul kita semua, tetapi tidak pada tingkat yang sama seperti Yohanes Pembaptis. Kita menggunakan kesempatan hidup kita, untuk bertumbuh dalam penghargaan atas semua yang telah kita terima melalui kehidupan, kematian dan kebangkitan Yesus.
Tanggapan kita terhadap kasih karunia adalah rasa syukur. Seluruh hidup kita harus menjadi jawaban bagaimana bersyukur kepada Tuhan yang telah memberkati kita, dengan begitu banyak berkat di dalam Kristus; yakni sebuah jawaban yang memberkati kehidupan kita sendiri dan orang lain seperti kita telah diberkati. Adven adalah waktu yang tepat untuk bersyukur atas karunia Injil dan tanggapan iman kita terhadapnya. Kita yakin dan percaya, hidup kita akan bertumbuh semakin berkualitas. Tuhan memberkati.
Yohanes Pembaptis adalah Sang perintis
Tokoh idola hidup yang benar
Perjalanan hidup kadang tidak romantis
Hiduplah selalu di jalan yang benar.