Sabtu Pekan Biasa XIX
Rm. Gunawan Wibisono O.Carm
15 Agustus 2026
Yeh 18: 1-10 + Mzm 51 + Mat 19: 13-15
Lectio
Pada waktu itu beberapa orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu. Tetapi Yesus berkata: “Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga.” Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan kemudian Ia berangkat dari situ.
Meditatio
Mengabaikan anak-anak, yang terlahir sesuai dengan gambarNya (Kej 1) berarti perlawanan kepada Tuhan sendiri sang Empunya ciptaan. Bukankah anak-anak kita juga umat Allah yang kudus? ‘Sungguh, semua jiwa Aku punya! Baik jiwa ayah maupun jiwa anak Aku punya!’ (Yeh 18: 4). Maka ‘biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga’, tegas Yesus. Ketaatan dan keberundukan mereka terhadap orangtua adalah wujud kerinduan mereka akan belaskasih dan perlindunganNya. Sebagaimana kita renungkan kemarin, sikap keberundukkan inilah yang membuat orang dapat masuk Kerajaan Surga.
Oratio
Yesus Kristus, kami bersyukur kepadaMu, karena Engkau selalu memperhatikan kami, demikian juga keluarga kami. Semoga kami sungguh-sungguh semakin merasakah, bahwa kasihMu Engkau limpahkan kepada semua orang, dan kami pun Engkau minta untuk menjabarkannya dalam keseharian hidup kami. Bantulah selalu dalam kasihMu. Amin.
Contemplatio
‘Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga’.