Viaticum

Viaticum

Bacaan I               : Kisah Para Rasul 8: 1b-8

Injil                         : Yohanes 6: 35-40

 

Sebagai seorang Katolik yang baik tentunya kita mengenal dengan baik praktek pemberian sakramen pengurapan orang sakit. Sakramen ini diberikan kepada orang-orang yang mengalami sakit yang cukup parah. Tujuannya adalah agar orang tersebut diberi kekuatan oleh Tuhan untuk dapat menerima sakitnya dan bila memang Tuhan berkenan orang tersebut dapat sembuh kembali. Dalam kasus-kasus sakit yang parah dan tidak ada harapan untuk sembuh orang yang sakit terebut diberi viaticum, yaitu hosti kudus. Hosti kudus digunakan sebagai bekal perjalanan jiwanya dalam menghadap Tuhan, sebagai bekal bagi dia untuk dpat dibangkitkan kembali dalam kehidupan kekal.

Tuhan Yesus dalam Injil yang kita baca hari ini berbicara sangat jelas mengenai hal ini. Tuhan akan membangkitkan mereka yang “melihat dan percaya” kepadaNya. Kita sekalian sungguh beruntung karena kita selalu melihat dan selalu percaya bahwa dalam Ekaristi kita berjumpa dengan Tuhan sendiri. terlebih lagi kita pantas untuk berbahagia bahwa kita diperbolehkan untuk menerima Tuhan sendiri yang selalu mengunjungi kita dalam Ekaristi. apa yang telah kita terima dalam Ekaristi adalah bekal bagi kita untuk menyambut kehidupan kekal bersama Tuhan. berbahagialah kita sealian yang diundang untuk selalu masuk dalam perjamuan Anak Domba. Demikianlah yang kita dengarkan dalam upacara sebelum penyambutan Hosti Kudus. Sungguh Ekaristi adalah viaticum bagi kita sekalian untuk dapat masuk dalam kehidupan kekal bersama Tuhan. Sekali lagi berbahagialah kita yang selalu diundang Tuhan untuk masuk dalam perjamuanNya. Berbahagialah kita yang selalu diperbolehkan menyambut Hosti Kudus dalam Ekaristi, karena Ekaristilah yang menghantarkan kita untuk dapat masuk dalam kehidupan kekal. Amin.

 

Comments are closed.
Translate »