Sahabat Sejatiku

Sahabat Sejatiku

Bacaan: John 15:13-16

Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.  Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.   Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.

Setiap kali membaca sabda Yesus hari ini, saya selalu teringat tulisan Khalil Gibran tentang persahabatan  yang tiap kali saya baca semenjak di SMA. Ini kutipannya:

Sahabat adalah pemenuhan kebutuhan jiwa.

 

Dialah ladang hati, yang ditaburi dengan kasih dan dituai dengan penuh rasa terima kasih. Sahabat adalah naungan sejuk keteduhan hati dan Api unggun kehangatan jiwa, karena akan dihampiri kala hati gersang kelaparan dan dicari saat jiwa mendamba kedamaian 

Ketika ia menyampaikan pendapat,kalbu tak kuasa menghadang dengan bisikan kata “tidak”, dantak pernah khawatir untuk menyembunyikan kata “ya” 

 

Bilamana dia terdiam tanpa katahati senantiasa mencari rahasianya

 

Dalam persahabatan yang tanpa kata, segala fikiran, hasrat, dan keinginan terangkum bersama, menyimpan keutuhan dengan kegembiraan tiada terkirakan. 

 

Ketika tiba saat perpisahanjanganlah ada duka, sebab yang paling kau kasihi dalam dirinya, mungkin akan nampak lebih cemerlang dari kejauhan.

 

Seperti gunung yang nampak lebih agung dari padang dan ngarai. 

 

Lenyapkan  maksud lain dari persahabatan  kecuali saling memperkaya roh kejiwaan.Karena cinta berpamrih yang mencari sesuatu di luar jangkauan misterinya, bukanlah cinta, tetapi sebuah jaring yang ditebarkan ke udara hanya menangkap kekosongan semata 

 

Persembahkan yang terindah bagi persahabatan.Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah diamengenali pula musim pasangmu. Karena persahabatan kan kehilangan makna jika mencarinya sekadar bersama guna membunuh waktu.

Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu 

 

Sahabat kan  mengisi kekuranganmu bukan mengisi kekosonganmu.Dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa kegirangan

 

Berbagi duka dan kesenangan Karena dalam rintik lembut embun, hati manusia menghirup fajar yang terbangun dan kesegaran gairah  kehidupan.

Yesuslah sahabat sejati kita, dan semoga Dia membantu kita menemukan sahabat-sahabat dalam perjalanan hidup setiap hari. Pun semoga kita bisa menjadi sahabat bagi sesama. Seorang teman berkata, “True friends are commited and stand by your side even in the rough way of your life.”

Comments are closed.
Translate »