MENJADI SARANA KESELAMATAN

MENJADI SARANA KESELAMATAN

Jumat  25 Maret 2022


Lukas 1:26-38

Allah mengasihi umat manusia, sekalipun manusia berulang kali sangat mengecewakan hati Allah, dengan dosa-dosa yang telah dibuat mereka. Tanda kasih Allah yang nyata adalah kehadiran Sang Juruselamat yang lahir karena Roh Kudus dan dikandung serta dilahirlan oleh Bunda Maria. “Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.”(Luk 1:35). 

Proses kehadiran Yesus Kristus Sang Mesias tersebut diawali dengan dialog iman antara malaikat Gabriel utusan Allah dengan Santa Perawan Maria yang mewakili umat manusia dalam menjawab tawaran kasih Allah yang menyelamatkan tersebut. Melalui Bunda Maria, yang menjawab dengan ketulusan hati dan ketaatan, maka Sang Mesias hadir ke dunia. “Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia.”(Luk 1:38).

Dengan demikian Allah melalui peristiwa perjumpaan malaikat Gabriel dengan Bunda Maria mengajarkan bahwa sesuatu yang sangat berharga yaitu Belas Kasih Allah telah dihadirkan melalui Yesus Kristus Putera-Nya, dan iman Bunda Maria yang memampukan dirinya bisa menjawab “Ya aku ini hamba Tuhan, terjadilah menurut kehendak-Mu” dengan tulus dan rendah hati sehingga Sang Juruselamat lahir ke bumi. Maria dengan setia mendampingi Yesus sampai di bawah kayu salib dan turut merasakan penderitaan yang pedih yang dialami Yesus anaknya,  namun ia tetap tabah dan setia karena imannya. “Lalu Simeon memberkati mereka dan berkata kepada Maria, ibu Anak itu: “Sesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan dan suatu pedang akan menembus jiwamu sendiri –, supaya menjadi nyata pikiran hati banyak orang.”(Luk 2:34-35).

Oleh karena itu, setiap orang beriman dipanggil dan diutus juga untuk menjadi sarana/sakramen yang menghadirkan keselamatan dan berkat bagi lingkungan sekitarnya, dimana pun mereka berada. Hal itu bisa terjadi jika memiliki sikap seperti Bunda Maria; rendah hati dan taat (percaya) kepada kehendak Allah.

Rm. Didik, CM 

Comments are closed.
Translate »