MENERIMA KESELAMATAN KEKAL
Senin, 28 Maret 2022
Yohanes 4:43-53
Yesus mengajak para murid-Nya untuk percaya kepada-Nya. Ketika seseorang percaya kepada-Nya maka tidak ada raguan lagi untuk menyerahkan hidupnya pada penyelenggaraan Allah. Dengan demikian ia tidak lagi sibuk mencari tanda (bukti) tentang bagaimana Allah itu dan keberadaan-Nya, tetapi menerima dengan syukur segala yang ada sebagai bukti yang nyata bahwa Allah setia menyertainya. “Maka kata Yesus kepadanya: “Jika kamu tidak melihat tanda dan mujizat, kamu tidak percaya.” (Yoh 4:48). Oleh karena itu, orang tersebut tidak mencari-cari tanda lagi karena hidup yang dijalani dan semua yang dialami sudah menjadi tanda yang jelas bahwa Allah menyertainya.
Dengan demikian yang menjadi hal yang penting dalam beriman adalah melembutkan hati agar bisa menerima kehadiaran Allah di dalam setiap peristiwa hidup yang dialaminya. “Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.”(Mat 5:5). Manusia ada karena dianugerahi hidup oleh Allah Sang Pencipta, namun sementara itu ada sebagian orang yang tidak percaya dan tidak mengakui keberadaan-Nya, bagaimana hal itu bisa terjadi? Hal tersebut adalah sesuatu yang mengherankan karena masih ada sebagian orang tidak percaya. Pertanyaannya: apakah mereka merasa lebih berkuasa dari pada Allah? Ada kekuatan yang bisa membuat hati manusia buta atau gelap yaitu dosa. Oleh karena itu setiap orang perlu berjaga-jaga atau waspada supaya dosa dan kesombongan tersebut tidak menguasahi hidupnya.
Dengan demikian agar seseorang bisa percaya kepada Allah , perlu merenungankan kembali kasih Allah yang telah hadir di dalam Putera-Nya, Dia telah hadir dan melakukan segala yang terbaik sampai menyerahkan nyawa-Nya untuk penebusan dosa bagi umat manusia. Dialah tanda nyata Kasih Allah yang hidup. Lewat Tuhan Yesus Kristus manusia menerima kebenaran dan keselamatan kekal. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”(Yoh 3:16).
Rm. Didik CM