Roh Kudus adalah jaminan dan kekuatan kita

Roh Kudus adalah jaminan dan kekuatan kita

Bacaan I : Kisah Para Rasul 5:27-33
Bacaan Injil : Yohanes 3:31-36

Saudara-i sekalian,

Kebangkitan dan Kenaikan Yesus Kristus telah membuat heboh bagi para penduduk Yerusalem. Namun para pemimpin kenisah berpendapat bahwa mereka telah berhasil menyingkirkan bahkan melenyapkan Yesus dengan segala pengaruhnya dikalangan umat Yerusalem sehingga umat Yerusalem bisa kembali kepada kehidupan yang normal. Tetapi dalam kenyataannya apa yang terjadi tidak seperti yang mereka pikirkan, bahkan mereka kemudian menjadi sadar persoalannya menjadi lebih rumit. Karena dengan kuasa Roh Kudus para rasul memperoleh kemampuan serta lebih berani mengajar tentang Yesus dan membuat mujizat-mujizat yang mengagumkan. Para pemimpin Yahudi harus menghadapi keadaan yang begitu rumit.

Oleh karena itu para pemimpin umat di Yerusalem memanggil prara rasul dan memberi peringatan untuk tidak lagi berbicara tentang Yesus. Petrus menjawab mereka dan berkata: “Kita harus lebih taat kepada Allah daripada kepada manusia. Allah nenek moyang kita telah membangkitkan Yesus, yang kamu gantungkan pada kayu salib dan kamu bunuh. Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kananNya menjadi Pemimpin dan Juruselamat, supaya Israel dapat bertobat dan menerima pengampunan dosa.” Bahkan Petrus dengan lebih tegas lagi mengingatkan para pemimpin bahwa mereka adalah saksi mata dari segala sesuatu yang sudah terjadi atas diri Yesus.

Sementara pada bagian terakhir dari bacaan Injil hari ini memberi kita jaminan atas ketaatan serta kepercayaan penuh kepada Dia yang telah diutus Allah. Dia yang dikasihi Allah…”Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal…” Kita semua yang telah menjadi anak-anak Allah dalam dan melalui Sakramen Pembaptisan serta dikuatkan dengan RohNya yang Kudus dalam Sakramen Penguatan bisa bersyukur dan bersyukur.

Namun rasa syukur dan terimakasih kita tidak terlepas dari tantangan dan perjuangan menghadapi dunia modern sekarang ini. Untuk menjadi pengikut Kristus yang sejati tidak selamanya disambut dengan tepukan tangan dan pujian ataupun penghargaan. Tetapi “gereja” yang adalah umat Allah seringkali menjadi bahan tertawaan dan cemoohan kalau berhubungan dengan pelecehan kehidupan moral. Apalagi kalau masalah pelanggaran moral yang dilakukan oleh para pengikut Kristus dengan segala macam skandal oleh para pemimpinnya. Kitapun seringkali didakwa sebagai orang yang ketinggalan zaman dan tidak relevan. Namun karena kuasa dan kekuatan Roh Kudus, tantangan demi tantangan semakin menjernihkan motivasi ketaatan dan kesetiaan kita kepada Allah seperti yang telah dialami para rasul pada awal gereja purba. Kekuatan dan kegigihan ini kita peroleh karena kita tahu akan jaminan yang diberikan kepada kita, “barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal,…” Dengan demikian tanpa ragu-ragu kita akan terus berlangkah maju karena kita percaya bahwa kita akan selalu berjalan dalam terang, pimpinan dan naungan kasih Allah. Amin

Comments are closed.
Translate ยป