KASIH SANG BAPA (Mat 6:7-15)

KASIH SANG BAPA (Mat 6:7-15)

Kamis,  18 Juni 2020

Oleh: P. Stef. Buyung Florianus, O.Carm.

Hari ini Yesus memberikan pengajaran tentang doa. Bagi Yesus, Bapa kita di surga itu sungguh mencintai kita. Dia tahu apa yang kita butuhkan. Bahkan sebelum kita meminta kepada-Nya. Dengan demikian, dalam doa kita mengalami Allah yang menguatkan, menyembuhkan dan menyelamatkan kita. Itulah sebabnya, bukan banyaknya kata-kata, bukan pula berapa lama kita berdoa, tetapi hati yang penuh penyerahan diri kepada KASIH SANG BAPA. Kita semestinya berdoa dalam keyakinan iman yang mendalam. Dalam doa, kita bukan pertama-tama menyampaikan keadaan atau situasi hidup kita, tetapi lebih mengungkapkan kepercayaan kita kepada-Nya.

Yesus lalu mengajarkan kepada kita doa “Bapa Kami” sebagai sebuah contoh. Doa ini bisa dibagi dalam dua bagian. Dalam Bagian Pertama, kita mengarahkan hati kita kepada Allah. Kita berdoa mohon nama-Nya selalu dimuliakan, dan mengharapkan kedatangan Kerajaan-Nya. Kita memohon semoga Dia diakui sebagai Yang Mahakudus oleh segenap ciptaan. Lalu kita  mengharapkan kepenuhan kerajaan-Nya disampaikan kepada semua ciptaan. Dan kita berdoa semoga kesempurnaan kehendak-Nya yang terlaksana di surga juga diperluas sampai ke bumi.

Kemudian bagian kedua mencakup permohonan kesejahteraan jasmani dan rohani dalam masa sulit sebelum terwujudnya Kerajaan Allah. Kita memohon supaya Allah menganugerahkan roti yang kita butuhkan pada hari ini. Lalu pengampunan yang kita terima dari Allah hendaknya menjadi alasan bagi kita untuk mengampuni sesama. Dan dalam waktu pencobaan yang menyertai datangnya Kerajaan Allah, kita jangan sampai jatuh menjadi mangsa kejahatan.

Setelah mengajarkan doa Bapa Kami, Yesus menegaskan kembali undangan untuk saling mengampuni. Ternyata syarat penting untuk mendapatkan KASIH SANG BAPA, khususnya pengampunan atas dosa-dosa kita adalah kesediaan kita untuk saling mengampuni. Namun harus kita akui dengan jujur bahwa inti pesan doa Bapa Kami belum sepenuhnya kita hayati dalam perjuangan hidup kita.

Marilah kita berdoa semoga Tuhan mencurahkan rahmat-Nya untuk memampukan kita saling mengampuni. Dengan cara itulah, kita boleh mengalami KASIH SANG BAPA dan ambil bagian dalam pembangunan kerajaan Allah, kerajaan damai sejahtera. Semoga demikian. Tuhan memberkati. Amin.

Comments are closed.
Translate »