Browsed by
Author: admin

Relasi Berkualitas

Relasi Berkualitas

RP Yakobus Hugo Susdiyanto O.Carm

Yoh 10:22-30

Selasa, 13 Mei 2025

Rumi berkata, “Cinta adalah jembatan antara kamu dan segalanya.” Pernyataan tersebut mengingatkan kita akan Paus Fransiskus dan juga penerus beliau, Paus Leo XIV yang mengajak kita untuk membangun jembatan, relasi, dan bukan membangun tembok. Sebab masih banyak orang lebih tertarik membangun tembok daripada membangun jembatan relasi. Mengapa demikian? Karena kebanyakan orang tidak mau repot, bahkan untuk kepentingannya sendiri.

Orang-orang Yahudi yang berhadapan dengan Yesus selalu  membangun tembok, dan bukan membangun jembatan. Akibatnya terjadi sekat pemisah antara mereka dengan Yesus. Segala sesuatu yang dikatakan Yesus selalu terpental, tidak sampai kepada mereka, sebagaimana difirmankan-Nya, “Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku, tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku” [Yoh 10: 25-26]. Bagi  Yesus, sebagaian orang Yahudi tidak mau percaya kepada-Nya karena mereka bukan domba-domba-Nya. Sebaliknya mereka yang termasuk domba-domba-Nya mengenal-Nya, dan percaya  kepada-Nya sebagai Mesias yang diutus Allah. Yesus menyatakan kembali kedekatan relasi antara gembala dan domba. Gembala pasti mengenal domba, dan sebaliknya domba mengenal gembalanya. Sang gembala akan menjaganya dengan baik sehingga selamat , sebagaimana difirmankan, “Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku“ [Yoh 10:27-28].

Tuhan Yesus bersabda, “Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga” [Mat 7:21]. Kita mengaku sebagai orang yang mengimani Yesus. Apakah kita memiliki relasi yang berkualitas dengan Yesus? Apakah kita sungguh termasuk dalam kawanan domba-Nya? Apakah kita sungguh mengenal Dia?  Sejauh mana kita telah mengenal dan mengikuti-Nya? Apakah tanda atau buktinya bahwa kita adalah kawanan dombaNya?

Translate »