Amos 5:14-15, 21-24
Matius 8:28-34
Saudara-saudariku terkasih,
Injil hari ini menunjukkan kepada kita betapa besar kuasa dan kekuatan Yesus Kristus atas setan. Kehadiran Yesus disana sempat membuat setan-setan itu merasa tidak nyaman, dikatakan: “Setibanya Yesus di seberang, yaitu di daerah orang Gadara, … setan-setan itu berteriak, katanya: ‘Apa urusanMu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau ke mari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?'” Oleh karena itu para setan meminta agar Yesus memizinkan mereka untuk masuk ke kawanan babi-babi, dimana dengan segera mereka masuk ke dalam babi-babi itu dan membuat babi-babi itu terjun dari tepi jurang ke dalam danau dan mati di dalam air.
Sesudah itu kita tidak mendengar samasekali lagi tentang orang yang kerasukan setan itu. Yang kita tahu hanyalah peristiwa dimana Yesus memerintah setan-setan itu untuk keluar dari daerah itu atau meninggalkan tempat itu. Selain itu dikatakan bahwa Yesus dengan penuh kuasa dan kekuatan mengusir setan-setan itu, dan hal itu bukan tidak mungkin Yesus lakukan juga kepada anda dan saya saat ini. Apabila kita saat ini terbelenggu oleh dosa dan atau dikuasai setan, maka saat ini adalah suatu kesempatan untuk membebaskan diri dari kuasa setan dengan kuasa dan kekuatan kasih dari Yesus sendiri.
Saudara-i, kapan dan dimanakah hal itu akan terjadi dimana kekuatan dan kuasa Yesus itu dinyatakan? Perlu kita sadari bahwa kekuatan dan kuasa Yesus itu terjadi dimana dan kapan saja atas diri kita. Kita dapat memohon dan meminta pertolongan Yesus setiap saat untuk mengusir kegelapan dosa, dan dengan bantuan rahmat Allah kita pun dengan penuh syukur membiarkan kuasa dan kekuatan Yesus itu dinyatakan dalam hidup kita.
Kekuatan dan kuasa Yesus itu begitu dahsyatnya, membuat orang-orang di daerah itu mohon agar Yesus meninggalkan atau pergi dari daerah mereka. Sudah sangat mungkin karena mereka ketakutan. Mereka melihat semua kawanan babi-babi itu mati lemas. Tetapi karena mereka tidak menyadari bahwa: “Dua orang yang kerasukan itu menjadi sembuh.” Kedua orang yang kerasukan setan itu sudah dibebaskan. Mereka dibebaskan dari cengkraman dan penguasaan setan. Mereka dibebaskan agar mereka dapat berbuat baik dan mengikuti Tuhan. Yang sangat mengherankan bahwa orang di kota itu mau Yesus segera keluar dari kota mereka, dan sangat mungkin karena Yesus semakin besar kuasaNya yang dilakukanNya di kota itu.
Dari pengalaman ini, apa yang dapat kita petik untuk kehidupan kita sehari-hari? Satu hal yang dapat kita pelajari dari bacaan injil hari ini bahwa kita semakin menyadari betapa besar kuasa dan kasih Allah kepada kita umatNya. Apapun keadaan kita, dalam kelemahan dan keterbatasan kita sebagai manusia, kita tidak perlu takut dan malu untuk datang kepada Yesus, kembali mengatur haluan untuk kembali kepadaNya kalau kita sesat, kalau kita dikuasai oleh dosa dan kelemahan kita. Kita tidak perlu ragu-ragu mengundang Yesus untuk masuk ke dalam hati kita, memberi kita kekuatan untuk menghalau setan yang membelenggu kita. Semoga!!!