Jumat, 1 April 2022
Yohanes 7:1-2.10.25-30
Yesus Kristus datang karena kehendak Allah Bapa yang mengutus-Nya. “Waktu Yesus mengajar di Bait Allah, Ia berseru: “Memang Aku kamu kenal dan kamu tahu dari mana asal-Ku; namun Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, tetapi Aku diutus oleh Dia yang benar yang tidak kamu kenal.”(Yoh 7:28). Kehadiran-Nya membawa harapan dan keselamatan untuk umat manusia, namun ada sebagian dari manusia, menolak kehadiran-Nya. “Mereka berusaha menangkap Dia, tetapi tidak ada seorang pun yang menyentuh Dia, sebab saat-Nya belum tiba.”(Yoh 7:30).
Sekalipun Yesus dihambat dan ditolak namun rencana Allah tetap berjalan, sebab kehendak-Nya lebih tinggi dari keinginan manusia dan karena itu tidak bisa dihalangi oleh manusia. “Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN.”(Yesaya 55:8). Oleh karena itu, Yesus tetap melangkah menuju ke Yerusalem untuk memenuhi rencana Allah Bapa untuk menebus dosa-dosa umat manusia. Dan jika belum tiba saatnya yang ditentukan Allah, mereka tidak bisa menangkap Yesus.
Dengan demikian kehendak Allah telah menyelamatkan umat-Nya melalui Kristus Yesus. Sebagai murid-murid-Nya, mereka memiliki tanggung jawab untuk menjadi saksi kebenaran dari Kristus, agar semakin banyak orang mengenal dan percaya kepada-Nya. “Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.”(Mrk 16:15). Apakah mudah mewartakan kabar suka cita dari Yesus (Injil) kepada semua orang? Tidak semua orang siap dan mau menerima pewartaan tersebut. Artinya ada sebagian orang menolak bahkan berusaha menghalanginya. Jika hal itu terjadi, orang tidak perlu kaget dan heran sebab hal itu sudah dialami oleh Yesus sendiri. Oleh karena itu, masing-masing murid Kristus diajak untuk setia berjalan terus untuk mewartakan kebaikan-kebaikan Allah di dalam diri Yesus Kristus. Semua hal akan bisa ditanggung karena Tuhan Yesus hadir dan menyertai mereka. “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.”(Filipi 4:13).
Rm. Didik, CM