Browsed by
Month: January 2017

Kamis, 5 Januari 2017

Kamis, 5 Januari 2017

Kamis, 5 Januari 2017

1 Yoh 3:11-21

Yoh 1:43-51

Panggilan menjadi murid Kristus adalah anugerah yang Agung. Tuhan memanggil pribadi-pribadi yang telah ditentukan untuk menjadi murid-murid Nya. Siapa yang datang kepadaNya telah digerakkan Roh Kudus sendiri. Natanael salah satu murid yang merasakan bahwa Yesus sendiri yang menariknya untuk menjadi murid Nya. Natanael telah merasakan sentuhan rohani Yesus ketika Dia mengatakan dan mengungkapkan sejarah hidupnya. Roh Kudus kemudian menggerakkannya untuk percaya kepada Yesus Kristus.

Panggilan para murid Kristus mengingatkan bahwa kita yang telah menjadi pengikut Kristus telah menerima anugerah agung. Menjadi pengikut Kristus merupakan pilihan dari Allah. Oleh karena itu kita sungguh merupakan anugerah yang agung kita bisa menjadi murid Kristus. Jika kita menyadari hal tersebut maka muncul rasa syukur dan bahagia. Selanjutnya dari sana kita akan menjaga relasi dengan Tuhan dan menghayati panggilan Nya.

Allah membutuhkan pribadi-pribadi yang mau digerakkan oleh Roh Kudus untuk menjadi abdi Nya dan pewarta damai bagi sesama, terutama yang tersingkirkan. Hanya orang-orang terpilih yang bisa mengerti dan menanggapi panggilan Tuhan menjadi alat-alatNya. Sekalipun kita harus berkurban namun karena cinta dan kesetian kepada Tuhan, kita berani menjalaninya.

Marilah doa,

Allah yang Maha Kasih, kami bersyukur atas kesempatan menjadi pengikut Mu. Kami percaya akan kasih Mu yang agung. KepadaMu kami bersandar dan berlindung. Kuatkanlah kami agar selalu setia mengikuti Mu dalam kehidupan. Demi Kristus Tuhan dan penyelamat kami.Amin.

Rabu, 4 Januari 2017

Rabu, 4 Januari 2017

Rabu, 4 Januari 2017

1 Yoh 3:7-10

Yoh 1:35-42

Tuhan Yesus Kristus memanggil para muridNya dengan banyak cara. Panggilan tersebut inisiatif dari Yesus Kristus sendiri. Dengan Roh KudusNya setiap pribadi murid disentuh dan digerakkan bertemu dengan Yesus dan apa akhirnya percaya kepada Nya. Simon Petrus bisa mengenal dan bertemu dengan Yesus lewat saudaranya yaitu Andreas. Dia terlebih dahulu bertemu dengan Yesus dan kemudian mengajak Simon untuk bertemu dan mengenal Yesus lebih dalam.

Peristiwa pertemuan mereka dengan Yesus bukan suatu kebetulan, namun semua itu sudah diatur dan direncankan oleh Tuhan. Ada suatu misteri yang tidak bisa ditangkap oleh akal budi manusia yaitu Roh Kudus bekerja mempertemukan mereka. Hanya dengan iman kita bisa mengerti dan memahaminya. Pengalaman disentuh dan dipanggil menjadi murid Kristus adalah pengalaman iman yang membuat murid-murid Kristus berani meninggalkan segala-galanya demi Kerajaan Allah.

Pengalaman iman para murid-murid Yesus Kristus meneguhkan juga iman dan panggilan kita sebagai orang beriman. Mengapa kita bisa menjadi Katolik bukan seuatu kebetulan sebab semuanya itu anugerah Tuhan yang sebelumnya sudah menjadi rencana Nya. Muncul kegembiraan dan rasa syukur ketika kita menghayati anugerah agung sebagai pengikut Kristus dicurahkan kepada kita orang berdosa. Selanjutnya tantangan yang perlu dihadapi adalah bagaimana menjaga agar iman dan panggilan tersebut semakin berkembang dan berbuah dalam banyak perbuatan kasih.

Marilah Berdoa,

Allah yang Maha Kasih, terima kasih atas anugerah panggilan sebagai murid-muridMu yang telah Dikau anugerahkan kepada kami. Tanamkanlah kedalam diri kami bahwa menjadi mengikut Mu adalah anugerah yang termulia, agar kami bisa menghayati iman lebih mendalam dan semakin berbuah dalam berbuatan kasih. Demi Kristus Tuhan dan penyelamat kami, Amin.

Selasa, 3 Januari 2017

Selasa, 3 Januari 2017

Selasa, 3 Januari 2017

1 Yohanes 2:29-3:6

Yohanes 1:29-34

Yohanes Pembaptis diutus terlebih dahulu untuk menyiapkan jalan bagi kehadiran Yesus Kristus. Ketika Yesus sudah datang, Yohanes memberikan kesaksian : “lihatlah inilah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia.” Yohanes membaptis dengan air, namun Yesus Kristus membaptis dengan Roh Kudus. Yohanes pembaptis dengan kesaksiannya membuat kita semakin yakin bahwa Yesus Kristus adalah Sang Penyelamat yang sudah dinanti-nantikan dan sudah diramalkan oleh para nabi.

Sebagai pribadi-pribadi yang sudah mengimani Yesus Kristus, kesaksian Yohanes pembaptis tersebut mendorong kita untuk berani bersaksi ditengah-tengah masyarakat untuk mewartakan kabar suka cita dari Kristus dan mewartakan kebaikanNya kepada sesama. Kehadiran Kristus bagi dunia adalah Berkat dan anugerah terbesar karena Yesus Kristus adalah Tuhan yang memberikan keselamatan kekal. Kita tidak perlu ragu lagi untuk terus mewartakan Kristus kepada semua orang.

Pewartaan yang efektif untuk mengenalkan Yesus Kristus kepada masyarakat adalah dengan berlaku rendah-hati, adil, jujur, penuh cinta kasih dan kemurahan hati. Kesaksian hidup yang baik lebih efektif daripada hanya menyampaikan pewartaan hanya dalam perkataan atau seruan. Seperti Yohanes pembaptis ia memilih cara hidup yang baik, rendah-hati, dan berani menegakkan kebenaran dalam masyarakatnya. Tantangan kita di jaman sekarang adalah bagaimana kesaksian hidup kita bisa semakin dirasakan oleh sesama. Oleh karena itu sebagai murid Kristus, perlu lebih semangat menghayati iman agar semakin banyak orang tahu dan akahirnya percaya kepada Tuhan Yesus Kristus.

Marilah berdoa,

Allah yang Maha kasih, terima kasih atas anugerah panggilan menjadi murid-murid Mu. Anugerahkanlah kekuatan kepada kami agar lebih berani untuk menjadi saksi-saksi Kristus ditengah-tengah dunia, agar semakin banyak orang mengenal dan percaya kepadaMu, sebab Dikaulah penyelamat kami, kini dan selamanya. Amin.

Senin, 2 Januari 2017

Senin, 2 Januari 2017

Senin, 2 Januari 2017

1 Yoh 2:22-28

Yoh 1 : 19-28

Yohanes memberikan kesaksian tentang siapa dirinya. Yohanes adalah nabi atau utusan dari Allah untuk menyiapkan umat manusia untuk menerima dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus Kristus. Sebagai utusan Allah, Yohanes taat dengan apa yang diperintahkan Allah kepada dirinya. Yohanes setia untuk berfokus untuk menyiapkan hati umat manusia agar membuka diri pada kehadiran penyelamat yaitu Yesus Kristus. Agar bisa membuka diri, maka Yohanes pembaptis mendorong semua orang untuk mau bertobat, artinya meluruskan jalan hidup yang selama ini bengkok karena dosa-dosa kemudian menjadi lurus kembali selaras dengan apa yang dikehendaki Tuhan.

Peran Yohanes pembaptis menjadi alat atau sarana dan bukan menjadi tujuan. Yohanes membawa semua orang untuk bisa dekat dan percaya kepada Tuhan Yesus. Dengan demikian Yohanes tidak mengharapkan kehormatan dan pujian saat menunaikan tugasnya, akan tetapi justrus ingin semakin kecil agar nama Tuhan Yesus semakin dimuliakan dan ditinggikan. Yohanes pembaptis menujukkan teladan yang baik agar kita senantiasa rendah hati agar bisa menjadi sarana atau alat Tuhan untuk menyampaikan kebaikan Tuhan kepada sesama.

Kecendrungan banyak orang adalah ingin dihargai dan dihormati, namun Yohanes pembaptis justru sebaliknya. Ia mengambil sikap mundur ketika Yesus sudah datang agar semua orang bisa semakin dekat, percaya dan bersatu dengan Tuhan Yesus Kristus. Yohanes hadir untuk mengajak semua orang bisa menerima kehadiran Kristus sebagai penyelamat.

Marilah berdoa,

Allah yang Maha Kasih, Engkau telah mengutus Yohanes pembaptis kepada kami agar kami semakin memahami bahwa Engkau telah turun ke dunia untuk menyelamatkan umat manusia. Curahkanlah Roh Kudus kepada kami agar kami semakin percaya dan bersatu dengan Yesus Kristus sebab Dialah penyelamat kami, kini dan sepanjang masa. Amin.

Translate »