Browsed by
Month: July 2025

Bertumbuh dalam misteri Paskah

Bertumbuh dalam misteri Paskah

RP Hugo Yakobus Susdiyanto O.Carm

Pesta St. Maria Magdalena

Yoh 20:1.11-18

Selasa, 22 Juli 2025

Kita pasti menegnal peribahasa “air susu dibalas air tuba”, kebaikan dibalas dengan kejahatan atau perbuatan baik kepada seseorang dibalas dengan perbuatan jahat. Hal semacam ini sering terjadi di antara manusia. Namun tidak demiakian di dalam Allah. Kasih yang tulus dan total Maria Magdalena dibalas oleh Tuhan. Tangisan Maria Magdalena di makam kosong merupakan sebuah ungkapan rasa kehilangan, ungkapan kasih yang total kepada Yesus. Kasih yang total itu tidak dibatasi waktu, tidak dihalangi penderitaan pun kematian. Yesus pun menampakan diri bagaikan sebuah jawaban atas kasih Maria Magdalena. Perhatian yang diungkapkan-Nya dengan memanggil Maria dengan namanya [Yoh 20:16] membuat Maria segera mengenali panggilan itu berasal dari Tuhannya. Karena itu iapun segera menjawab “Guru!”. Pengenalan Kembali akan Yesus yang sengsara, wafat dan bangkit membuat Maria Magdalena dipenuhi semangat baru, diteguhkan imannya, dierkuat harapannya dan dimurnikan kasihnya. Maria Magdalena mengalami perkembangan iman yang luar biasa: dari belum mengerti dan belum percaya menjadi mengerti dan percaya sungguh. Karenanya Mariapun menjadi saksi kebangkitan Kristus. “Aku telah melihat Tuhan!” dan juga bahwa Dialah yang mengatakan hal-hal itu kepadanya [Yoh 20:18].

Apakah kita seperti Maria, mencari Yesus yang hidup di kubur kosong? Semoga pengalaman rohani Maria Magdalena sungguh meneguhkan iman kita bahwa Dia sudah bangkit dari kematian. Dia akan datang lagi untuk menjemput setiap orang percaya masuk dalam hidup yang kekal, sebagaimana difirmankan, “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada” [Yoh 14:1-3]. Jika Maria Magdalena diutus untuk jadi saksi dan pewarta kebenaran kebangkitan Tuhan, kita pun diutus menjadi saksi dan mewartakan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus. Sekaranglah waktunya bagi kita untuk memberitakan kebenaran tersebut

Mengasihi dan mengimani Tuhan bukanlah soal mengucapkan “aku percaya” semata, melainkan butuh sikap tulus dan total. Iman, kasih dan harapan harus tampak dalam pengalaman hidup, khususnya dalam setiap penderitaan dan kesulitan. Kesetiaan mengasihi Tuhan dalam penderitaan akan mendapatkan balasan dari pada-Nya. Semoga pengalaman rohani St. Maria Magdalena menginspirasi kita.

Senin Pekan Biasa XVI

Senin Pekan Biasa XVI

Rm Gunawan Wibisono O.Carm

Senin Pekan Biasa XVI
21 Juli 2025
Kel 14, 5-18 + Mzm + Mat 12, 38-42

Lectio
Pada saat itu berkatalah beberapa ahli Taurat dan orang Farisi kepada Yesus: “Guru, kami ingin melihat suatu tanda dari pada-Mu.” Tetapi jawab-Nya kepada mereka: “Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus. Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam. Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan menghukumnya juga. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat setelah mendengar pemberitaan Yunus, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus! Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama angkatan ini dan ia akan menghukumnya juga. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengar hikmat Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo!”

Meditatio
Yesus tidak pernah menyatakan diriNya secara terbuka. Yesus tidak pernah mengatakan Akulah Allah yang menjadi Manusia. Akulah Mesias. Yesus tidak pernah menyatakan seperti itu. Hari ini Yesus menyatakan siapakah diriNya dengan berkata: ‘sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus atau Salomo!’. Yesus menyatakan semuanya itu di hadapan kaum Farisi dan para ahli Taurat. Seharusnya mereka semua langsung percaya, tetapi tidaklah demikian. Sepertinya segala kecenderungan inderawi mereka haruslah dipenuhi oleh Yesus. ‘Guru, kami ingin melihat suatu tanda dari pada-Mu’. Itulah seruan mereka kepada Yesus, dan Yesus hanya menegaskan: ‘angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda’.
Sulit kali mengajak setiap orang untuk diselamatkan; bukan saja bagi mereka yang tertindas, terdesak dan tidak mapan hidup, sebagaimana dilambangkan kaum Israel yang keluar dari Mesir (Kel 14-15), tetapi juga orang yang mapan dan pandai, sebagaimana ditampilkan oleh kaum Farisi dan para ahli Taurat.
‘Seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam’, tegas Yesus. Kita semua orang-orang yang percaya kepadaNya. Dialah Kebangkitan dan Hidup. Tantangan kita adalah bertambahnya hari seharuslah bertambahlah iman kepercayaan kita.

Oratio
Yesus Kristus, Engkau menyatakan diri bahwa Engkau melebihi Salomo ataupun Yunus, sebab memang Engkaulah Kebangkitan dan Hidup. Semoga kami hari demi hari semakin berani percaya dan berpasrah hanya padaMu. Amin.

Contemplatio
‘Sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus atau Salomo!’.

Translate »