Browsed by
Month: October 2014

Selalu Percaya Kepada Kristus

Selalu Percaya Kepada Kristus

Gal 4:22-24,26-27,31-5:1

Luk 11:29-32

Kebenaran bahwa kehadiran Tuhan Yesus dan melalui-Nya semua orang diselamatkan, ternyata oleh sebagian orang hal tersebut masih diragukan : Yesus sebagai Tuhan dan Penyelamat. Meminta tanda adalah pernyataan bahwa ada keraguan yang muncul dalam diri manusia. Sikap yang diperlukan dihadapan Tuhan adalah percaya dan kerendahan hati. Dengan sikap ini maka kita akan merasakan dan mengalami kejaiban-kejaiban dalam hidup yang benar-benar tidak pernah kita pikirkan sebelumnya.

Dihadapan Tuhan, kita adalah pribadi yang sangat berharga dan dicintai-Nya. Bukti yang sangat nyata adalah Yesus Kristus telah mengurbankan diri-Nya diatas kayu salib agar kita memperoleh keselamatan. Oleh karena itu sangat tidak hormat dan tidak tahu berterima kasih jika manusia masih ragu dan meminta tanda lagi kepada Tuhan Yesus untuk membuktikan cinta kasih-Nya kepada kita.

Yesus lebih tinggi dibandingkan dengan Yunus dan Salomo, karena Yesus adalah Tuhan yang hadir untuk menyelamatkan manusia. Kehadiran-Nya ke dunia sebagai bukti nyata bahwa Tuhan peduli dengan manusia. Yang dibutuhkan untuk mengalami Kasih-Nya yang agung adalah dengan “Percaya kepada Nya”. Untuk bisa percaya dibutuhkan sikap kerendah hati. Jika manusia masih keras hatinya dan sombong maka akan sulit untuk percaya 100 % kepada Tuhan Yesus.

Tuhan Yesus yang Maha kasih, kami bersyukur atas Kemurahan dan Kasih yang Engkau anugerahkan kepada kami. Bukalah hati kami agar kami senantiasa percaya dan bersandar kepada Mu. Hanya kepadaMu lah kami menyembah dan berserah sebab Engkaulah juru selamat kami, Amin.

Peran Bunda Maria

Peran Bunda Maria

 

Lukas 11:27-28

Pada suatu hari, ketika Yesus sedang berbicara kepada orang banyak, berserulah seorang wanita dari antara orang banyak itu, dan berkata kepada Yesus, “Berbahagialah ibu yang telah mengandung dan menyusui Engkau!” Tetapi Yesus bersabda, “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan sabda Allah dan memeliharanya.”

Menarik sekali untuk merenungkan wanita yang berseru dari antara orang banyak kepada Yesus “Berbahagialah ibu yang telah mengandung dan menyusui Engkau”. Spontanitas yang tulus dari wanita ini menunjukan kekagumannya akan seorang ibu yang sungguh luar biasa membesarkan anaknya sehingga anaknya menjadi orang hebat dan punya daya pikat luar biasa baik dalam perkataan maupun perbuatannya. Dalam bacaan tidak dijelaskan apakah wanita ini adalah seorang ibu atau tidak, akan tetapi jika mempunyai seorang anak seperti Yesus, dia akan sangat bangga dengan apa yang dilakukan oleh anaknya.

Sebagi orang Kristen, kita berusaha untuk mengikuti Yesus, mau mendengarkan SabdaNya dan berusaha melaksanakan SabdaNya dalam hidup kita sehari-hari, apakah kita seperti wanita dalam injil hari ini menunjukan sikap hormat dan bangga kepada Bunda Maria yang telah melahirkan Yesus? Tanpa Bunda Maria, Yesus mungkin tidak lahir dan kita mungkin tidak mempunyai penyelamat.

Kita mengucap syukur kepada Bunda Maria atas kerendahan hatinya mau menjawab “ya” kepada Tuhan dan bersedia melahirkan Yesus ke dunia.

Bacaan Injil hari ini mengajak kita untuk semakin menghormati Bunda Maria dan memohon Bunda Maria untuk terus mendoakan kita agar kita semakin dekat dengan putraNya Yesus Kristus. Bacaan injil juga mengingatkan kita akan peran ibu kita dalam hidup kita. Pengorbanan yang telah mereka pikul diatas bahu mereka demi hidup kita yang lebih baik dan bermartabat.

Apakah kita selalu meminta Bunda Maria untuk selalu mendoakan kita dan membawa doa kita kepada Yesus? Bulan Oktober sering kali juga di sebut sebagai bulan Rosario. Kita diajak untuk menumbukan dovosi kita kepada Bunda Maria. Mari kita gunakan waktu kita untuk berdoa Rosario bagi intensi kita, intensi Paus Fransiskus, intensi para uskup dan sebagainya. Kita memohon Bunda Maria untuk selalu mendoakan kita sekarang dan waktu kita mati, AMIN.

Translate »