Peran Bunda Maria

Peran Bunda Maria

 

Lukas 11:27-28

Pada suatu hari, ketika Yesus sedang berbicara kepada orang banyak, berserulah seorang wanita dari antara orang banyak itu, dan berkata kepada Yesus, “Berbahagialah ibu yang telah mengandung dan menyusui Engkau!” Tetapi Yesus bersabda, “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan sabda Allah dan memeliharanya.”

Menarik sekali untuk merenungkan wanita yang berseru dari antara orang banyak kepada Yesus “Berbahagialah ibu yang telah mengandung dan menyusui Engkau”. Spontanitas yang tulus dari wanita ini menunjukan kekagumannya akan seorang ibu yang sungguh luar biasa membesarkan anaknya sehingga anaknya menjadi orang hebat dan punya daya pikat luar biasa baik dalam perkataan maupun perbuatannya. Dalam bacaan tidak dijelaskan apakah wanita ini adalah seorang ibu atau tidak, akan tetapi jika mempunyai seorang anak seperti Yesus, dia akan sangat bangga dengan apa yang dilakukan oleh anaknya.

Sebagi orang Kristen, kita berusaha untuk mengikuti Yesus, mau mendengarkan SabdaNya dan berusaha melaksanakan SabdaNya dalam hidup kita sehari-hari, apakah kita seperti wanita dalam injil hari ini menunjukan sikap hormat dan bangga kepada Bunda Maria yang telah melahirkan Yesus? Tanpa Bunda Maria, Yesus mungkin tidak lahir dan kita mungkin tidak mempunyai penyelamat.

Kita mengucap syukur kepada Bunda Maria atas kerendahan hatinya mau menjawab “ya” kepada Tuhan dan bersedia melahirkan Yesus ke dunia.

Bacaan Injil hari ini mengajak kita untuk semakin menghormati Bunda Maria dan memohon Bunda Maria untuk terus mendoakan kita agar kita semakin dekat dengan putraNya Yesus Kristus. Bacaan injil juga mengingatkan kita akan peran ibu kita dalam hidup kita. Pengorbanan yang telah mereka pikul diatas bahu mereka demi hidup kita yang lebih baik dan bermartabat.

Apakah kita selalu meminta Bunda Maria untuk selalu mendoakan kita dan membawa doa kita kepada Yesus? Bulan Oktober sering kali juga di sebut sebagai bulan Rosario. Kita diajak untuk menumbukan dovosi kita kepada Bunda Maria. Mari kita gunakan waktu kita untuk berdoa Rosario bagi intensi kita, intensi Paus Fransiskus, intensi para uskup dan sebagainya. Kita memohon Bunda Maria untuk selalu mendoakan kita sekarang dan waktu kita mati, AMIN.

One thought on “Peran Bunda Maria

  1. Wanita tsb melihat sesuatu yang melampaui apa yang dilihat mata jasmaninya. Dia ‘melihat’ sosok bunda Maria saat dia memandang Yesus, dan memujinya.

    Yesus meluaskan wawasan wanita itu dengan menyatakan bahwa dasar kebahagiaan bunda Maria bukan semata karena telah mengandung dan menyusuiNya, namun karena mendengar dan memelihara sabda Tuhan. Pada saat yang sama Yesus pun membuka peluang bagi semua orang untuk berbahagia, sekalipun kita tidak mengandung dan menyusuiNya secara jasmaniah.

    Sebaliknya, saat ini pun kita dapat ‘mengandung’ dengan cara mendengar dan menanamkannya dalam hati kita, ‘melahirkanNya’ dalam kata dan tindakan kita, serta ‘menyusui’ dengan memelihara SabdaNya untuk hidup terus menerus di dalam batin dan mengarahkan hidup kita agar berpadanan dengan Sang Sabda.
    Siapa mau berbahagia?

Comments are closed.

Comments are closed.
Translate »