Browsed by
Month: December 2014

KETERBUKAAN HATI

KETERBUKAAN HATI

Yes 48:17-19

Mat 11:16-19

Orang yang telah menutup diri akan kehadiran Tuhan, memiliki kesulitan berat untuk bisa merasakan kasih Tuhan. Apa pun tidak bisa meyakinkan untuk menjelaskan kepada mereka kecuali diri mereka sendiri mau membuka hati untuk Tuhan. Itulah yang terjadi terhadap orang-orang Yahudi yang pada waktu itu menolak kehadiran Yesus. Mereka sudah menolak Yesus sejak dari awal. Oleh karena itu mereka tidak percaya sekalipun mereka melihat semua kebaikan dan mujizat yang sudah dibuat oleh Yesus. Mereka juga menolak Yohanes pembaptis yang diutus untuk menyiapkan kedatangan Yesus.

Siapa saja bisa terjerumus dalam keraguan serupa. Pertanyaannya bagaimana agar tidak jatuh kesana? Kita perlu suatu penyangkalan diri untuk bisa membebaskan diri dari keragu-raguan akan Kasih dan Kebaikan Tuhan. Kepercayaan adalah suatu keputusan bebas dari manusia. Kalau orang tidak mau membuka dirinya, maka selamanya juga akan sulit untuk percaya pada Tuhan.

Terkadang manusia terlalu sombong, setelah mendapatkan semuanya dari dunia ini lalu lupa dengan siapa dirinya yang sebenarnya. Apakah manusia bisa hidup jika Allah tidak mengendakinya? Kesombongan adalah halangan untuk bisa melihat kebaikan Tuhan yang ada didepan mata mereka. Kesombongan juga merusak diri manusia sendiri dan membuat buta hati manusia.

Semoga kita selalu bersikap rendah hati, agar diperkenankan mengalami kasih dan kebaikan Tuhan Yesus.

Yohanes Pembaptis menyerukan Pertobatan.

Yohanes Pembaptis menyerukan Pertobatan.

Yes 41:13-20

Mat 11:11-15

Yohanes pembaptis hadir untuk mempersiapkan kedatangan Yesus Kristus. Kehadiran Yohanes bukan untuk bersaing dengan Yesus, namun sebaliknya Yohanes menghantar semua orang bahkan juga murid-muridnya untuk percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Mesias yang telah dijanjikan oleh Allah dan sudah diramalkan oleh para nabi.

Perjuangan Yohanes adalah membawa banyak orang untuk membuka hati untuk menerima kedatangan Tuhan Yesus. Kehadiran Yohanes sudah direncanakan dan disiapkan oleh Allah sendiri. Yohanes datang mendahului Yesus namun bukan Yohanes yang akhirnya yang menjadi pusatnya, namun Yesus Kristus lah yang menjadi pusat karena Dia adalah Penyelamat dunia.

Bagaimana cara Yohanes menyiapkan semua orang untuk menyiapkan menyambut kedatangan Tuhan? Ia menyerukan pertobatan sebagai cara untuk menyiapkan diri untuk menerima keselamatan dari Yesus Kristus. Dengan pertobatan tersebut maka pintu pengampunan terbuka baginya. Dengan pengampunan dari Allah maka manusia menjadi kudus kembali. Hati yang suci adalah hati yang layak untuk menyambut kehadiran Kristus. Pertobatan adalah cara ampuh untuk memerangi atau melawan dosa. Orang yang menerima pengampunan dari Allah dan dekat dengan Nya akan berolah kekuatan untuk melawan dosa.

Yohanes pembaptis menyerukan pentingnya “pertobatan”. Persoalanya adalah apakah manusia mendengarkan dan mau tergerak untuk bertobat? Banyak orang yang sudah merasa tahu pentingnya pertobatan, namun tidak mau bertobat.

Selalu Bersandar pada Tuhan

Selalu Bersandar pada Tuhan

Yes 40:25-31

Mat 11:28-30

Tuhan adalah Maha Tahu. Dia mengetahui apa yang terjadi dan yang dialami oleh manusia. Maka dihadapan Tuhan manusia tidak bisa berbohong atau menyembunyikan sesuatu. Allah tahu bahwa untuk hidup benar dan murni, manusia harus berjuang keras ( jatuh-bangun ). Karena itulah, Tuhan membuka diri-Nya dan menawarkan belaskasihan Nya untuk kita yang terbeban berat dalam hidup yang penuh dengan perjuangan ini.

Pintu hati sudah dibuka oleh Tuhan bagi kita umat Nya. Pertanyaannya apakah manusia mau atau tidak menerima kehadiran Tuhan dalam hidup mereka? Allah menganugerahkan akal budi dan kebebasan. Dengan akal budi, hati dan kebebasnya, manusia bersikap. Apa yang dibutuhakan oleh manusia agar bisa menerima kehandiran Tuhan dalam hidupnya?

Untuk bisa menyambut tawaran kasih Tuhan dibutuhkan iman/percaya kepada Nya. Seringkali manusia menjadi ragu akan imannya, terutama saat mengalami kegagalan dan musibah. Saat itulah bisa diketahui kedalaman iman seseorang. Pertanyaannya, apa yang bisa mendorong manusia untuk setia dalam percaya baik dalam suka maupun duka? Keterbukaan hati dan kerendahan hati yang perlu diusahakan agar orang bisa pemerdalam imannya.

Ketika Tuhan Yesus mau masuk dalam hidup manusia, maka diperlukan kerja sama dengan manusia, yaitu dengan cara menyadari akan keterbatasan diri dan mau membuka hatinya untuk menerima belaskasih Tuhan. Apapun situasinya, iman kepada Tuhan Yesus sangatlah penting dengan iman itu kita akan semakin berani menjadi saksi Kristus dalam dunia.

Tuhan Yesus terus mencari domba-domba yang hilang

Tuhan Yesus terus mencari domba-domba yang hilang

Yes 40:1-11
Mat 18:12-14

Setiap pribadi dihadapan Allah adalah sangat berharga. Itulah alasannya mengapa Allah berinkarnasi dalam diri Yesus Kristus dan hadir dalam dunia. Dia merindukan setiap pribadi manusia diangkat dari lembah dosa dan naik menuju pada kebangkitan dan keselamatan. Namun tidak semua manusia menyadari akan keputusan Allah yang Maha Kasih ini. Bahkan mereka mengabaikan kehadiran Allah dalam hidup mereka.

Siapakah yang bisa mengerti akan Kasih Allah kepada setiap pribadi manusia? Hanya mereka yang berani percaya kepada Nya, yang akan mempu mengerti dan merasakan kebaikan dan kasih Tuhan. Kepercayaa/iman adalah “mata” yang membuat manusia melihat, mengerti dan merasakan kasih dan kebaikan Tuhan. Iman juga bagaikan pintu hati yang membuat manusia dapat menyambut kehadiran Tuhan Yesus dalam hidupnya.

Oleh karena itu orang yang beriman adalah orang yang berbahagia, sebab walaupun penuh dengan kekurangan namun diperkenankan oleh Allah untuk menerima Rahmat Ilahi yang membuatnya bisa percaya dan bersandar kepada Allah. Iman perlu dijaga dan dirawat agar tumbuh dan berbuah. Buah-buah iman antara lain ; pengaharapan, cinta kasih, kerendahan hati, syukur, kesetiaan, kesabaran, taat pada kehendak Allah, dan murah hati.

Namun seringkali karena kesibukan manusia, iman tidak dipelihara. Alkhirnya manusia kehilangan arah dan tersesat. Tuhan Yesus akan terus mencari domba-domba yang sesat itu, dan akhirnya kembali kepangkuan Tuhan Yesus.
Semoga kit menjadi pribadi yang setia mengikuti Kristus, agar kita berada dalam perlindungan Tuhan dan bisa menjadi ambil bagian dalam perutusan menjadi terang dunia.

Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda

Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda

 

 

Kej 3:9-15,20

Ef 1:3-6,11-12

Luk 1:26-38

 

Maria adalah pribadi perempuan yang telah sejak semula sudah dipilih oleh Allah untuk mengandung, melahirkan Yesus Kristus. Maria terpuji diantara semua wanita dan berbahagia karena Maria mengandung bayi dari kekuatan Roh Kudus yang menjadikanNya.

 

Karena peran Maria yang sangat suci ini, maka Allah menjadikan Maria terbebas dari noda dosa asal. Tidak ada pribadi manusia yang mengalami serupa seperti Maria. Oleh karena itu sudah sepantasnya semua orang menghormati Maria (devosi). Maria dekat dengan putranya Yesus Kristus maka Maria pun dekat dengan kita sebagai murid-murid Kristus.

 

Maria adalah “model” bagi kita sekalian karena lewat Bunda Maria kita banyak belajar untuk hidup semakin kudus. Maria memberikan teladan ketaatan dan kesetiaan pada kehendak Allah. Maria tidak lagi memikirkan kepentingan pribadinya diatas kehendak Allah. Maria berani mengutamakan kehendak Allah dengan membuat keputusan menerima panggilan menjadi Bunda Yesus Kristus dan dengan setia mendampingi Yesus hingga dibawah kayu salib.

 

Bunda Maria juga memberikan teladan kerendahan hati. Maria adalah terpuji dari diantara semua wanita namun ia tetap dan senantiasa hidup dalam kesederhanaan . Dengan kerendahan hatinya, Maria bisa menjalankan tugas panggilannya dengan mengandalkan kekuatan Allah sendiri. Maria menyerahkan hidupnya kepada Allah dengan berkata : “Aku ini hamba Tuhan terjadilah menurut kehendak Mu”. Maria mengambil sikap sebagai hamba agar kemuliaan Allah ditinggikan dan keselamatan bagi manusia terwujud melalui Yesus Kristus.

Semoga lewat teladan Bunda Maria, kita semakin berani menghayati panggilan kita sebagai murid-murid Kristus yang selalu setia memilih dan melakukan kehendak Tuhan sekalipun harus disertai dengan suatu pengurbanan.

 

 

 

Translate »