BELAJAR RENDAH HATI
Yes 58:9b-14
Luk 5:27-32
Yesus mengambil dan mengangkat Lewi menjadi salah satu muridNya yang kemudian berubah nama menjadi Matius. Mengapa Yesus memilih Lewi yang dikenal sebagai orang pemungut cukai, padahal pemungut cukai dimata masyarakat pada waktu itu dipandang negatif dan jahat. Yesus memiliki pandangan yang berbeda dengan pandangan manusia. Manusia adalah mahluk yang terbatas, tidak semua kebenaran bisa dimengerti oleh manusia. Karena keterbatasanya manusia cenderung mengadili dan memandang negatif sesamanya yang lemah.
Jika Tuhan menghendaki maka tidak ada yang mustahil. Tuhan bisa menjadikan lewi menjadi murid yang baik, sekalipun ia memiliki latar belakang yang buruk. Kasih dan kuasa Tuhan jauh lebih besar melampaui akal budi manusia yang kecil dan terbatas. Kasih Tuhan bisa mengubah orang yang berdosa menjadi orang yang penuh semangat dalam mewartakan Kerajaan Allah.
Maka yang penting adalah jangan sampai seseorang menjadi sombong. Karena Allah tahu siapa masing-masing pribadi manusia. Orang yang sombong adalah pribadi yang merasa lebih baik /hebat dari pada sesamanya. Orang yang sombong tidak akan bisa pernah menjadi pelayan Tuhan dalam diri sesamanya karena orang yang sombong justru ingin orang lain melayani dirinya sendiri.
Marilah berdoa,
Tuhan Yesus yang Maha Kasih, jarilah kami untuk menjadi pribadi yang rendah hati. Karena dengan sikap yang demikian kami akan lebih siap untuk menjadi pelayanMu dalam diri sesama kami, terutama mereka yang menderita. Dengan Rendah hati itu kami akan juga mampu merasakan kasih dan damai yang Engkau curahkan kepada kami. Dikaulah Tuhan dan penyelamat kami, Amin.