Selamat Tahun Baru!
Mat 8:5-11
Senin, Pekan I Adven
Adven adalah penanda diawalinya tahun baru liturgi, dimana sekarang kita memasuki tahun liturgi C. Maka, saya kira tidak berlebihan kalau saya menyapa anda semua dengan mengatakan, “Selamat Tahun Baru!” Masa Adven adalah masa penantian dimana Allah akan datang menemui umat-Nya. Kedatangan Allah dalam rupa manusia ini merupakan inisiatif Allah karena didorong oleh kasih-Nya kepada manusia.
Saudari-saudaraku yang terkasih, mengawali pekan pertama Adven, bacaan Injil hari ini mengisahkan tentang Yesus yang menyebuhkan hamba dari seorang perwira di Kapernaum. Hal yang menarik bagi saya adalah kata-kata yang diucapkan perwira ketika Yesus hendak berkunjung ke rumahnya untuk menyembuhkan hambanya tersebut, “Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.” Kata-kata tersebut adalah kata-kata yang kita ucapkan setiap kali kita hendak menerima Tubuh Kristus dalam Ekaristi.
Bagaimana tanggapan kita terhadap rencana kedatangan Allah? Bagaimana tanggapan itu mewujud dalam hari hari masa Adven yang adalah masa penantian? Masa Adven mengingatkan kita bahwa Tuhan Yesus ingin kita secara aktif mencari Dia dan kedatangan kerajaan-Nya dalam hidup kita. Tuhan pasti akan memberi upah kepada mereka yang mencari kehendak-Nya di dalam hidup mereka. Kita dapat mendekati Tuhan Yesus dengan iman yang penuh pengharapan, seperti perwira dalam bacaan Injil hari ini yang penuh pengharapan dan optimisme, yakin bahwa Yesus akan menunjukkan belas kasihan-Nya dan memberikan pertolongan-Nya. Mari kita bangun hari-hari kita di masa Adven ini dengan pengharapan dan optimisme yang sama.
Tuhan memberkati!