MENERIMA TAWARAN KASIH ALLAH

MENERIMA TAWARAN KASIH ALLAH

Senin, 21 Maret 2022


Lukas 4:24-30

Yesus menyampaikan fakta bahwa terjadi penolakkan terhadap diri-Nya dan juga nabi-nabi dalam perjanjian Lama ( Elia dan Elisa). Oleh karena penolakan atau ketidakpercayan mereka, maka Yesus tidak melakukan banyak mujizat di kampung halaman-Nya. “Dan pada zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel dan tidak ada seorang pun dari mereka yang ditahirkan, selain dari pada Naaman, orang Siria itu.” (Luk 4:27).

Oleh karena itu, hambatan yang tersebesar mengapa orang-orang Farisi dan Ahli Taurat tidak bisa menerima kehadiran Yesus Kristus sehingga Dia tidak bisa banyak mengadakan mujizat adalah ketidakpercayaan mereka. Dari ketidakpercayaan tersebut mereka menolak semua hal-hal yang baik dan kasih Allah sendiri. “Dan karena ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mujizat diadakan-Nya di situ.”(Mat 13:58).

Mengapa mereka tidak mau percaya kepada Tuhan Yesus?  Mereka tidak percaya kepada-Nya karena berpegang teguh pada pemikiran mereka sendiri dan tidak mengakui perbuatan-perbuatan baik yang telah dilakukan oleh Allah melalui Putera-Nya Yesus Kristus. “….. Tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa.”

Oleh karena itu, Yesus menegaskan kepada setiap orang yang mau atau yang sudah mengikuti-Nya agar merenungkan kembali keputusannya dan kemudian berani untuk menyangkal segala bentuk keraguannya, memanggul salib dan mengikuti Yesus. “Kata-Nya kepada mereka semua: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.”(Luk 9:23). Dengan sikap rendah hati, maka setiap orang akan terbantu untuk mengatasi ketidakpercayaa mereka dan akhirnya menerima tawaran kasih Tuhan Yesus di dalam hidup mereka.

Rm. Didik, CM
  

Comments are closed.
Translate »