BELAJAR DARI SANG GURU

BELAJAR DARI SANG GURU

Senin, 20 Juni 2022



Matius 7:1-5

Yesus mendorong para murid-Nya untuk selalu bertindak benar dan rendah hati. Dengan sikap rendah hati dan merindukan kebenaran, mereka akan mudah untuk melihat diri dengan aneka kekurangannya. Jika hal itu terjadi,  maka mereka akan juga mudah memahami keterbatasan- keterbatasan sesamanya.(Mat 7:1). Dari manakah seseorang memiliki karakter yang siap untuk bersikap rendah hati? Yesus adalah guru dan Tuhan, karena itu Dialah yang telah lebih dahulu berlaku dan bertindak rendah hati dan mengajak mereka untuk datang kepada-Nya. “….yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. (Filipi 7: 6-7)

Oleh karena itu, semua murid Kristus diajak untuk mengikuti cara berpikir, cara menilai dan cara bertindak yang ada di dalam Yesus Kristus. “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,”(Filipi 2:5).  Sebab dengan mengikuti Kristus semua orang akan diubah menjadi rendah hati dan hidup mereka akan diarahkan pada kebenaran. Seperti seorang murid yang siap untuk tekun belajar, demikian setiap murid Kristus didorong untuk belajar dari Yesus Kristus. “Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.”(Mat 11:29). 

Dengan demikian, setiap murid Kristus memiliki tanggung jawab untuk terus belajar dan berjalan mengikuti Kristus. Sikap yang dibutuhkan untuk bisa belajar adalah rendah hati. Nilai-nilai kebenaran dari Allah akan secara bertahap ternaman di dalam masing-masing murid Kristus ketika mereka memiliki sikap rendah hati. “Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu”(Yoh 13:13-14).

Didik, CM 

Comments are closed.
Translate »