TANGGUNG JAWAB YANG BESAR
Kamis, 13 Oktober 2022
Lukas 11:47-54
Yesus menyampaikan pesan kepada orang-orang Farisi yang menolak-Nya, supaya mereka melihat kembali apa yang seharusnya mereka pikirkan dan lakukan sebagai orang-orang terpandang di dalam masyarakat, supaya kehadiran mereka bisa membawa berkat bagi banyak orang, untuk semakin membawa kebaikan bagi mereka dan lebih percaya serta mengandalkan Allah sebagai penopang hidupnya dan bukan justru menjadi penghambat banyak orang untuk mencapai kedamaian, kesejahteraan dan kesetiaan mengikuti Tuhan. “Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat, sebab kamu telah mengambil kunci pengetahuan; kamu sendiri tidak masuk ke dalam dan orang yang berusaha untuk masuk ke dalam kamu halang-halangi.”(Lukas 11:52).
Dengan demikian status, talenta, dan posisi mereka yang tinggi sesungguhnya mengandung tuntutan dan tanggung jawab yang tinggi pula untuk lebih berperan mengambil keputusan dan tindakan yang tepat untuk meningkatkan kebaikan bersama; kedamaian, kesejahteraan dan keadilan. “Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut.”(Luk 12:48b). Namun, tidak sedikit terjadi mereka yang memiliki status yang tinggi melupakan tanggung jawabnya untuk memperjuangkan masyarakatnya terutama mereka yang miskin, menderita, terpencil, tersingkirkan, dan terlantar.
Oleh karena itu, apa yang perlu diperjuangkan untuk hidup adalah sehati, berpikir dan bertindak sama seperti Yesus Kristus yang telah menunjukkan jalan kebenaran yang membawa manusia pada kemenangan rohani, yaitu mengalahkan kuasa dan tirani kejahatan atau dosa, menuju hidup baru sebagai anak-anak-Allah. “Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”(Yoh 14:6).
Didik, CM