Renungan 23 Oktober 2024
rm. albertus medyanto, o.carm
Lukas 12:39-48
Seseorang dipilih menjadi kepala atau pemimpin karena kemampuan keterampilan dan integritasnya dalam melaksanakan tugas-tugas yang dikerjakan selama ini. Bukan sekedar pemberian hadiah. Orang yang memilih tentunya percaya bahwa yang dipilihnya dapat bekerja dengan benar dan baik. Secara berkala, kepala atau pemimpin tersebut memberikan pertanggungan jawab atas kinerja dan capaiannya.
Yesus bertanya kepada para murid dan pendengarnya “Jadi, siapakah pengurus rumah yang setia dan bijaksana yang akan diangkat oleh tuannya menjadi kepala atas semua hambanya untuk memberikan makanan kepada mereka pada waktunya?” Yesus mengajak para murid dan pendengarnya agar berbuat sesuatu memperhatikan hidup saudara-saudari lain dan tidak mengabaikan mereka. Itulah bentuk tanggung jawabnya.
Setiap orang dipercaya dan mempunyai tugas untuk melaksanakan kepercayaan atas tugas-tugas tersebut. Bekerja dengan tulus dan jujur, benar dan baik, waspada dan berjaga, bijaksana dan adil. Tidak merekayasa data untuk menampilkan yang bagus. Ujian atas integritas seorang kepala atau pemimpin tidaklah mudah.
Setiap orang perlu menyediakan dirinya apabila suatu saat kelak dipilih menjadi pemimpin, menjadi pengurus rumah, gereja, organisasi, komunitas atau apapun bentuknya. Inilah kesempatan untuk mengabdi Allah dan melayani setiap orang. Setia dan bijaksana melaksanakan tugasnya sampai selesai.
Tuhan memberikan berbagai anugerah, rahmat dan kasih karunia kepada kita masing-masing untuk bertumbuh dan berbuah. Hasilnya dapat dirasakan dan dinikmati banyak orang. Kita pun patut menjaga dan merawat anugerah rahmat itu supaya tidak hilang.
“Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut.” Itulah pesan Yesus kepada kita saat ini.
Ada tuntunan sekaligus tuntutan dari setiap penugasan atau perutusan atau pelayanan. Bekerja sebaik-baiknya, melayani setulus hati. Semoga kita semua berani ambil bagian dalam setiap perutusan, penugasan dan pelayanan. Bekerja segiat-giatnya bagi kesejahteraan bersama dan kemuliaan Tuhan yang lebih besar.