TUHAN BESERTA KITA
Fr Ignatius Adam Suncoko
Hari Biasa Pekan Biasa XXX
Lukas 13:31-35
Segala sesuatu pasti ada resikonya. Termasuk menjadi orang baik dan berbuat baik pasti ada resikonya pula! Itulah yang terjadi dalam seorang pribadi Yesus.
Dalam sabda Tuhan hari ini, beberapa orang Farisi mendekati Yesus dan memperingatkannya: “Pergilah, tinggalkanlah tempat ini, karena Herodes hendak membunuh Engkau.” Beberapa orang Farisi ini nampaknya tahu akan nasib dan keselamatan yang akan terjadi dalam diri Yesus. Namun, Yesus menjawab mereka, “Pergilah dan katakanlah kepada si serigala itu: Aku mengusir setan dan menyembuhkan orang, pada hari ini dan besok, dan pada hari yang ketiga Aku akan selesai. Tetapi hari ini dan besok dan lusa Aku harus meneruskan perjalanan-Ku, sebab tidaklah semestinya seorang nabi dibunuh kalau tidak di Yerusalem”. Disinilah Yesus bernubuat bahwa Dia, Sang Nabi, akan mati di Yerusalem.
Yesus berkata kepada mereka: “Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau. Sesungguhnya rumahmu ini akan ditinggalkan dan menjadi sunyi. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kamu tidak akan melihat Aku lagi hingga pada saat kamu berkata: Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan!”
Yesus menyadari bahwa orang-orang Farisi tidak berada di pihak-Nya. Orang-orang Farisi berharap bahwa Herodes akan menyingkirkan para pengikut Yesus dari kehidupanNya. Sebab bagi orang Farisi, Yesus tidak hanya duri dalam hidup mereka, tetapi juga merupakan ancaman yang signifikan bagi kekuasaan dan kendali Herodes dan Orang Farisi atas orang-orang. Yesus tetap luar biasa, apapun resikonya bahkan kematiannya. Yesus tetap menjadi orang baik dan berbuat baik kepada siapapun. Yesus tetap pada misiNya yakni keselamatan bagi mereka yang percaya dan mengikutiNya. Mereka yang tercerai berai dan terluka akan dikumpulkannya dalam penyertaanNya.
Hari ini Yesus mengucapkan kata-kata yang penuh kasih ini kepada kita. Yesus rindu untuk mengumpulkan kita kepada-Nya, dekat dengan hatinya dan hidup dalam Dia. Menjadi peremenungan bagi kita: Apakah kita bersedia, apabila Yesus mengumpulkan kita untuk bersatu dengan Dia dengan segala resikonya? Apakah kita tetap dekat dengan Yesus atau menjauh dari Yesus, setelah tahu Resikonya bersama Yesus?
Kita perlu takut dan kuatir, kabar baiknya adalah bahwa Yesus selalu beserta kita, Dia tetap berjalan bersama kita setiap hari dan setiap saat dalam suka-duka hidup kita! Ya Yesus setia, sebab ada Cinta yang luar biasa! Sungguh anugerah yang menakjubkan menjadi milik kita! Mari kita mau tetap mencintai Yesus dan mengikutinya setiap hari berjalan bersamaNya. Tuhan Memberkati.