PERSAHABATAN ADALAH VITAMIN JIWA
Rm Ignatius Adam Suncoko
RENUNGAN LUBUK HATI
Jumat 23 Mei 2025
Hari Biasa Pekan Paskah V
Kis 15:22-31, Yoh 15:12-17
Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Aku tidak menyebut kamu hamba. Aku menyebut kamu sahabat”. Setelah Yesus membasuh kaki murid-muridNya sebagai sebuah tindakan persahabatan yang sangat kuat. Yesus menunjukkan kepada para muridNya bagaimana makna sabahat yang begitu mendalam. Yesus membasuh kaki mereka hanyalah sebagian dari ekspresi persahabatannya, masih ada tindakan yang lebih kuat untuk mereka pada hari berikutnya, yakni Yesus akan menyerahkan nyawanya untuk sahabat-sahabatNya.
Yesus tidak membasuh kaki kita, tetapi Dia telah memberikan nyawa-Nya untuk kita semua. Kita semua dapat berkata bersama Santo Paulus: “Aku hidup oleh iman dalam Anak Allah yang mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku” (Gal 2:20). Yesus telah menjadi sahabat kita masing-masing dengan cara yang luar biasa ini. Seperti yang Yesus katakan dalam bacaan Injil: “Tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya”. Yesus telah memberi kepada kita masing-masing karunia persahabatan-Nya. Yesus menjadi sahabat seperjalanan hidup kita dalam situasi dan kondisi apapun! Semoga pengalaman persahabatan dengan Yesus, meneguhkan dan menguatkan persabahatan kita dengan siapa saja yang menjadi bagian hidup kita. Mari kita mengasihi sahabat-sahabat kita, seperti Yesus telah mengasihi kita sebagai sahabatNya. Persahabatan adalah obat untuk hati yang terluka dan vitamin jiwa yang penuh harapan. Tuhan memberkati.
Pergi ke stasi lewat rawa-rawa
Jangan lupa bekal roti canai
Persahabatan adalah vitamin jiwa
Jalani, nikmati dan maknai.