Sabtu Pekan Biasa II
Rm Gunawan Wibisono O.Carm
24 Januari 2026
2Sam 1: 1-4 + Mzm 80 + Mrk 3: 20-21
Lectio
Pada suatu kali Yesus masuk ke sebuah rumah. Maka datanglah orang banyak berkerumun pula, sehingga makan pun mereka tidak dapat. Waktu kaum keluarga-Nya mendengar hal itu, mereka datang hendak mengambil Dia, sebab kata mereka Ia tidak waras lagi.
Meditatio
Siapa yang mengatakan dan menyebarkan berita bahwa Yesus tidak waras lagi? Para muridNya? Kaum Farisi dan para ahli Taurat? Atau orang-orang yang terpenuhi permohonannya? Kenapa Dia disebut tidak waras lagi? Apakah karena melayani banyak orang tanpa mengenal lelah?
Orang berbuat baik memang belum tentunya mendapatkan ucapan terima kasih; malah celaaan dan cibiran sering juga akan didengarnya. Itu realitas hidup. Pengalaman Yesus kiranya menjadi patrun bagi setiap orang yang berani menjadi saluran berkat bagi sesama; dan itu akan terjawabi memang, bagi mereka yang melayani sesamanya dengan penuh sukacita dan kerelaan jiwa.
Seharusnya kita berani berterima kasih kepada orang-orang yang telah banyak berbuat baik bagi kita. Mereka itu menyalurkan sapaan Tuhan sendiri bagi kita. Lebih hebat lagi, kalau kita pun berani menaruh perhatian kepada orang-orang yang acuh tak acuh terhadap kita. Pengalaman Daud yang meratapi kematian Saul (2Sam 1), yang selalu memusuhi dirinya, menjadi contoh bagi kita untuk mengasihi dan mendoakan orang-orang yang membenci dan melawan kita.
Oratio
Yesus Kristus, kami bersyukur kepadaMu karena Engkau selalu memberi perhatian kepada kami. Engkau tidak memperhitungkan keberadaan diri kami. Semoga kami pun berani menjadi saluran berkat bagi sesama, tanpa mengharapkan balas jasa sedikit pun. Amin.
Contempatio
Berdoalah bagi orang-orang yang menganiaya kamu.