SIAP DIUTUS PASTI TIDAK MAMPUS
RENUNGAN LUBUK HATI
Kamis, 5 Februari 2026
Hari Biasa Pekan IV
LECTIO:
1Raj. 2:1-4,10-12; MT. 1Taw. 29:10,11ab,11d-12a,12bcd; Mrk. 6:7-13.
MEDITATIO:
Ketika saya mengunjungi kawan imam yang menerima perutusan di Kalimantan. Saya diajak untuk tourney (kunjung) dari stasi ke stasi. Entah kenapa kawan saya membawa obat vitamin C banyak sekali. Rupanya setiap ke stasi pedalaman ketemu umat yang sakit diberi obat Vitamin. “Ayo kamu orang minum obat ini udah diberkati Pastor cepat sembuh ya!”. Dan memang kami berdoa lalu beberapa orang sakit sembuh! Bagi saya ada satu ungkapan yg menarik dari kawan saya: “Kawan di pedalaman, kalau tidak ada dokter atau mantri suntik, umat minta pastor untuk mendoakan dan menyembuhkan. Aku yakin kalau aku diutus, pasti yang mengutus memberi anugerah. Kawanmu ini siap diutus pasti tidak mampus!”. Dalam firman Tuhan hari ini, Yesus memanggil kedua belas murid dan mengutus pergi berdua-dua. Ia pun memberikan kuasa dan kekuatan untuk melakukan karyaNya. Ia memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat” (Mrk 6:7). Setiap dari kita juga diutus sesuai dengan panggilan kita masing-masing. Entah itu menjadi Guru, orang tua, dokter, perawat, pengusaha, suster, imam, dll. Kita dipakai untuk karya keselamatanNya apapun bentuk dan caranya. Sudahkah kita sudah menyadari dan selalu mohon bahwa iman akan Yesus dalam panggilan perutusan itu menjadi bekal yang luar biasa? Atau mengandalkan diri sendiri?
CONTEMPLATIO:
Renungkan kembali firman Tuhan hari ini! Rasakan dan nikmati sapaan SabdaNya untuk hidup anda! Tengok sejenak pengalaman hidup anda! Sudahkah kita sudah menyadari dan selalu mohon bahwa iman akan Yesus dalam panggilan perutusan itu menjadi bekal yang luar biasa? Atau mengandalkan diri sendiri?
ORATIO:
Tuhan Yesus, aku bersyukur atas anugerah panggilan apapun wujud dan cara untuk keselamatanMu. Aku hari ini menjadi semakin yakin Engkau telah menyertai dan membekali dengan aneka anugerahMu dalam menjalani perutusanMu. Tuhan Yesus, berilah aku rahmatMu agar dalam setiap perutusanku biarlah KaryaMu semakin dimuliakan. Amin
MISSIO:
Aku akan belajar memiliki rasa syukur dan memohon rahmatNya dalam karya perutusan harianku. SELAMAT BERKARYA DEMI KEMULIAAN TUHAN. DOMINUS VOBISCUM
(RD. Ignasius Adam Suncoko : Diosesan Malang)