Sabtu Pekan Paskah VII

Sabtu Pekan Paskah VII

Rm. Gunawan Wibisono O.Carm
23 Mei 2026
Kis 28: 16-20 + Mzm 11 + Yoh 21: 20-25

Lectio
Ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata: “Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?” Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: “Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?” Jawab Yesus: “Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku.” Maka tersebarlah kabar di antara saudara-saudara itu, bahwa murid itu tidak akan mati. Tetapi Yesus tidak mengatakan kepada Petrus, bahwa murid itu tidak akan mati, melainkan: “Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu.”

Meditatio
Lain Petrus lain Yohanes. Tuhan Allah sendiri yang meminta setiap orang menjawab panggilanNya. ‘Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu’, tegas Yesus kepada Simon Petrus yang ingin tahu keberadaan orang lain di hadapanNya. Bagaimana seseorang menjawab panggilanNya, Yesus sendiri yang menentukannya. Yesus meminta Petrus untuk mempertanggungjawabkan panggilan hidupnya. Yesus tetap mengajak Petrus untuk tetap mengikutiNya. Yesus meminta agar Petrus tidak mempersoalkan bagaimana seseorang menjawab panggilanNya, karena memang bentuk panggilan seorang berbeda dengan lainya.
Paulus pun tidak mau menjadi batu sandungan bagi hidup orang lain. Paulus sempat menceritakan mengapa dia naik banding kepada kaisar. Dia melakukan segala sesuatu, hanya karena pengharapannya sebagaimana dimiliki umat Israel (Kis 28). Spe salvi facti sumus.

Oratio
Yesus Kristus, Engkau memanggil kami. Engkau menyayangi kami. Semoga kami menikmati kasihMu itu dengan penuh syukur, dan siap mempertanggungjawabkannya, bila Engkau memintanya. Amin.

Contemplatio
‘Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu’.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »