Renungan Oktober 19
Roma 4:13, 16-18
Dalam tradisi nama keluarga, banyak kelompok etnis akan meneruskan nama keluarga pada anak cucunya, sehingga mereka bisa menelusur pohon keluarga sampai beberapa keturunan. Kalau anda sempat pergi ke Salt Lake City, dan datang ke pusat pohon keluarga miliki Mormon Church, kita akan sangat tercengang, karena mereka miliki data yang sangat baik akan pohon keluarga. Setiap orang boleh memakai fasilitas mereka untuk menelusuri silsilah dan keturunan berdasarkan nama, lalu tahu asal muasal kita dari mana.
Bacaan pertama dari Roma 4:161-18, Allah berkata bahwa janji Allah akan tetap untuk keturunan Abraham, tapi keturunan menurut iman Abraham, bukan hanya menurut darah. Abraham dibenarkan oleh Allah karena kesetiaan dia pada Allah dan membuktikan dengan memberikan anaknya, Ishak, pada Allah.
Iman yang sama dari Abraham diteruskan pada kita, kata santo Paulus. Karena iman inilah orang dibenarkan dan menerima keselamatan.
Gereja Katolik menegaskan bahwa keluarga adalah awal dari Gereja, domestic church. Dari sinilah iman diteruskan oleh orang tua. Warisan keluarga yang paling berharga adalah iman karena memberi anak fondasi dan arah tujuan hidupnya. Semoga orang-orang tua bisa mewariskan kekuatan, harapan, dan kepercayaan iman pada anak-anaknya, sebelum mereka lepas dari orang tua.