Kebutuhan terdalam
Dari sebuah buku klasik “how to win friends & Influence people” disebutkan 5 buah kebutuhan terdalam hidup manusia. 5 kebutuhan itu ada dalam keinginan terdalam setiap orang. Dan kalau anda tahu itu, anda akan tahu bagaimana memperlakukan orang lain agar kebutuhan mereka bisa dipenuhi, dan akhirnya kita bisa mempengaruhi mereka.
Sejak kecil kita memiliki “desire to be great” and “desire to be important”. Makanya kita akan selalu mendengar setiap hari bagaimana orang Amerika akan berkata, “Great!”, “Excelent!” saat mereka memuji orang lain. Ada perasaan bangga dan senang mendengarnya, karena kita merasa berharga dan penting di mata orang lain.
Namun orang harus bisa mengelola keinginan untuk selalu berharga dan penting. Kalau tidak, dia akan terlalu hidup berpusat pada diri, egois, dan ingin selalu merasa penting dan dipakai. Bila hal itu tidak didapatkan, dia akan marah dan menjatuhkan orang lain sehingga tetap merasa menang.
Bacaan dari Matius 6 berkata,”Apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang.”
Yesus mengkritik orang yang melalukan perbuatan baik hanya demi memenuhi kebutuhannya untuk merasa penting dan berharga di mata orang lain. Keinginan itu selalu ada dalam diri seseorang, hanya saja perlu diwaspadai dan dikelola dengan baik, agar tidak jatuh pada pencarian kepuasan pujian dan penghargaan. Orang perlu mengimbangi dengan melakukan perbuatan baik yang sungguh tulus, punya motivasi yang benar, serta dilakukan dengan jujur hati.
Bagaimana anda mengelola dan mengendalikan keinginan untuk merasa penting dan haus akan pujian agar bisa dikontrol dan dipenuhi secara proporsional?