SENIN, 25 AGUSTUS 2014
2Tes 1:1-5,11b-12
Mat 23:13-22
Siapakah pribadi yang berbahagia? Yaitu orang yang bisa menghadirkan kebaikan dan cinta kasih Allah. Dan sebaliknya orang yang celaka adalah mereka yang suka dengan kejahatan. Orang Farisi walaupun dianggap orang menguasai Taurat dan adat-istiadat Yahudi, namun bukanlah pribadi yang berbahagia karena apa yang dilakukan adalah hal-hal yang jahat; munafik, tidak jujur, sombong, tidak adil, sewenang-wenang, dll.
Dimata Tuhan, orang yang baik adalah mereka yang dengan ketulusan hati hidup dalam kesetiaan melakukan segala yang baik demi kemuliaan Tuhan semata dengan benar dan penuh ketulusan dan cinta kasih. Banyak yang dilakukan orang Farisi, namun sebenarnya semuanya untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan, dan bukan untuk kemuliaan Nama Allah.
Orang yang baik adalah mereka yang menempatkan Allah sebagai pusat hidupnya dan bukan berpusat pada dirinya sendiri dan kepentingan-kepentingan nya. Oleh karena itu relasi dengan Kristus adalah fondasinya. Sekalin dalam relasi kita dengan Tuhan Yesus semakin hidup kita diubah menjadi pribadi yang rendah hati, tulus hati, murah hati, lembut hati, dan cinta kasih.
Tuhan Yesus, tumbuhkanlah dalam diri kami kerinduan untuk selalu datang kepadaMu, sebab Engkaulah pusat hidup kami. Semoga kami, akhirnya terus menerus berubah menjadi semakin berkenan kepadaMu. Bimbinglah kami selalu, Amin.