JUMAT, 29 AGUSTUS 2014

Yer 1:17-19

Mrk 6:17-29

Menjadi pribadi yang baik membutuhkan perjuangan. Salah satu perjuangan yang besar adalah melawan segala bentuk dosa. Dosa pada pokoknya hidup diluar cinta kasih Allah, artinya bahwa dosa adalah keputusan dan perbuatan yang melawan kasih. Allah adalah Kasih. Dengan demikian dosa berarti menolak Allah. Oleh karena itu dosa merusak relasi baik manusia dengan Allah dan merusak hubungan baik antar manusia. Buah dari dosa adalah kehancuran dan maut.

Oleh karena itu kita perlu waspada dari ancaman dosa yang terus mencoba dengan bermacam-macam cara ingin menjatuhkan kita. Dalam Injil dengan sangat jelas ditunjukan kebencian sebagai bentuk dari dosa telah merusak relasi yang baik antar manusia dan memisahkan hubungan dengan Allah. Karena haus akan kekuasaan dan kebencian, Herodes dan Herodias telah menyatuhkan keputusan dan bertindak sewenang-wenang serta kejam dengan memenggal kepala Yohanes. Yohanes adalah orang yang baik dan pribadi telah yang meneggakkan kebenaran menjadi kurban keserakahan dan kebencian Herodes dan Herodias.

Manusia dihadapkan dua pilihan hidup dalam baik penuh kasih atau dalam belenggu dosa? Manusia harus memilih dan memutuskannya. Kita semua merindukan hidup dalam kekudusan dan tidak jatuh dalam dosa. Oleh karena itu kita perlu mendapat kekuatan untuk melawan segala bentuk dosa. Bagaimana kita bisa membentengi diri dari bahaya dosa? Jalan yang bisa kita ambil adalah semakin dekat dengan Kristus. Dekat dalam arti bahwa kita memiliki relasi yang selalu kita pelihara dalam doa pribadi yang tekun, sehingga Kristus menjadi nafas hidup kita. Ketika Kristus selalu ada dalam hati kita maka kekuatan Kristuslah yang akan membantu kita dalam melawan dosa.

Tuhan Yesus tolonglah kami untuk selalu hidup dalam kasih. Kami percaya lewat kekuatan Mu, kami Engkau mampukan untuk mejaga kemurnian hidup kami dari ancaman dosa. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami.Amin.