Temukan misi besarmu!
![]()
Mark 1:14-18
Sesudah Yohanes ditangkap datanglah Yesus ke Galilea memberitakan Injil Allah, kata-Nya: “Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!” Ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat Simon dan Andreas, saudara Simon. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan. Yesus berkata kepada mereka: “Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.” Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia.
Setiap orang di dunia memiliki sebuah misi dalam hidup yang harus dijalani. Misi itu ditemukan kalau kita memahami apa tujuan kehidupan ini. Bacaan di atas memberi kita inpirasi untuk menemukan tujuan dan misi hidup:
1. Tujuan dan misi: tujuan Yesus datang adalah untuk menyelamatkan hidup manusia dari kedosaan, dan misinya memberitakan Injil Allah. Dalam menjalankan misi, Dia memanggil orang-orang untuk ikut serta dalam karya. Tiga orang yang dipangil pertama adalah Simon, Andreas, dan Yohanes. Yesus menunjukkan pada mereka kalau ada misi lebih besar dari sekedar menjadi penjala ikan. Dia membuat mereka menjadi “penjala manusia!”
Sebenarnya tujuan setiap orang hidup adalah sama: berbahagia sekarang dan kelak di akhirat dan bisa hidup untuk memuliakan Allah. Sedangkan misi setiap orang berbeda untuk mencapai tujuan itu.
2. Misi itu Intrinsik (dari dalam) Vs extrinsik (dari luar): misi sejati berasal dari kedalaman hidup pribadi, bukan karena paksaan dan tekanan dari luar. Para murid mengikuti Yesus dengan suka rela, mereka meninggalkan jalan dan pekerjaannya segera, memutuskan jalan hidup mereka sendiri.
3. Misi intrinsik harus disertai dengan nilai-nilai yang baik: orang bisa menjalankan misinya bila didasarkan pada nilai kejujuran, tekad yang besar, rendah hati, dan hidup spiritualitas yang baik. Berdoalah pada Allah agar Dia memberi pencerahan agar kita bisa menemukan misi dan perutusan di dunia. Tekunlah mencari sampai kita merasa bahagia atas apa yang kita lakukan, serta menemukan makna dalam pekerjaan.
4. Pekerjaan dan career Vs “panggilan pribadi” : pekerjaan dan career yang sekarang ditekuni belum tentu sama dengan panggilan kita. Pekerjaan dan career lebih bertujuan untuk mencukupi kebutuhan ekonomi, mencari uang, dan bertujuan sesaat hidup di dunia. Bisa jadi pekerjaan kita ini sebenarnya bukan panggilan kita, tapi kita tetap menekuni karena kita membutuhkannya untuk kehidupan. Atau, bisa juga pekerjaan kita itu adalah panggilan kita, dan kita bahagia menjalaninya.
5. Ada tiga pertanyaan untuk misi hidup: What we love to do from deepest or our heart? What are we great at? What is the world need? Pertanyaan ini membantu kita menemukan misi hidup di dunia. Temukanlah dan doakanlah dalam keheningan pada Tuhan, dan mintalah agar Tuhan Jesus juga memanggil kita seperti dia dahulu memanggil para rasul untuk misi yang besar.
God, help me to find my mission in the world, and let me be free to follow it!